Disnakertrans Lombok Timur Dikritik, PMI Kerap Berangkat Tanpa Perlindungan BPJS

04a3215a-9055-41f5-aaef-82855c3a1845

mitrasatunews.com Lombok Timur – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lombok Timur kembali menjadi sorotan setelah dinilai lalai dalam memberikan perlindungan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI). Banyak calon PMI asal daerah tersebut dikabarkan berangkat ke luar negeri tanpa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, meski aturan jelas mewajibkan hal itu sebagai syarat keberangkatan, Senin (22/09/2025).

Kondisi ini mencerminkan lemahnya pengawasan pemerintah daerah terhadap perusahaan pengerah (P3MI) yang seharusnya memastikan seluruh dokumen, termasuk jaminan sosial ketenagakerjaan, dipenuhi sebelum PMI diberangkatkan. Namun, kenyataannya sebagian pekerja hanya menerima kartu dari P3MI tanpa disertai bukti resmi kepesertaan BPJS.

“Kalau perusahaan itu resmi, mestinya pendaftaran BPJS dilakukan sejak awal. Tapi banyak pekerja hanya dikasih kartu formalitas, tanpa ada jaminan yang sah,” ujar salah seorang warga yang keluarganya menjadi PMI.

Akibat celah administrasi ini, kasus-kasus yang menimpa PMI, mulai dari penganiayaan hingga meninggal dunia di negara tujuan, kerap tidak ditanggung perlindungan asuransi. Kondisi tersebut memicu keresahan masyarakat yang menilai pemerintah daerah lamban dan terkesan enggan mengambil langkah serius.

Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Lombok Timur, R. Bambang Dwi Minardi, bersama Satgas PMI yang dibentuk, disebut belum mampu memberi kepastian perlindungan yang dibutuhkan. Padahal, tuntutan masyarakat agar pemerintah lebih tegas terhadap P3MI semakin menguat.

“Kalau terjadi musibah, PMI dan keluarganya selalu jadi korban karena tidak ada perlindungan yang jelas. Seharusnya pemerintah hadir lebih awal, bukan setelah masalah muncul,” tegas warga lainnya.

Masyarakat Lombok Timur kini mendesak agar Disnakertrans memperketat pengawasan dan memastikan seluruh calon PMI benar-benar terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan sebelum keberangkatan. Dengan langkah itu, mereka berharap perlindungan terhadap pekerja migran tidak lagi sekadar wacana, melainkan benar-benar dirasakan di lapangan.(aws)

IKLAN

WhatsApp Image 2026-07-28 at 02.29.34
7888791c-db04-4f57-ac76-26e67af4a7df
64821625-2d5c-41fd-b7ce-29b816090043
WhatsApp Image 2026-03-10 at 21.44.57
WhatsApp Image 2026-03-20 at 10.28.49
WhatsApp Image 2026-03-20 at 11.13.40
20260319_234155
PDAM hari buruh 2026.jpg
f99a936c-c1f6-4e75-a631-55e48311ea3b
f20b9b73-528d-4f13-9f11-d37475464c4e
2026 02 17 at 22.03.31 - Mitra Satu News
2026 02 18 at 21.35.26 (1) - Mitra Satu News
2026 02 20 at 19.30.53 - Mitra Satu News
2026 02 19 at 22.16.37 - Mitra Satu News
b335c4cd-a7b3-446c-b5d7-4a727010456a
2026 01 26 at 12.33.09 - Mitra Satu News
WhatsApp Image 2025-10-28 at 17.59.43_32c5cd75
WhatsApp Image 2025-10-28 at 17.59.43_3760063b
WhatsApp Image 2025-10-17 at 18.11.10_bbbc292a
3f1adb74-001f-4cde-b3f3-db67083a7577
WhatsApp Image 2025-09-05 at 14.49.16_3db0fc2e
cd07e85b-2f9e-4989-9630-ba88f78fb526
f2756942-686a-44b0-bce8-9d7b7c1668ea