mitrasatunews.com – Lombok Timur – Kabupaten Lombok Timur ditunjuk oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI sebagai daerah pertama di Indonesia yang menghadirkan program Rumah Sakit Baznas. Tidak seperti daerah lain yang hanya memperoleh pembangunan klinik, Lombok Timur dipercaya untuk mengelola langsung sebuah rumah sakit khusus bagi masyarakat kurang mampu.
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan Baznas RI. Ia menegaskan, seluruh perlengkapan medis yang dibutuhkan nantinya akan dikirim langsung dari Baznas pusat. Menurutnya, kehadiran Rumah Sakit ini menjadi bentuk nyata keberpihakan terhadap warga miskin yang membutuhkan pelayanan kesehatan tanpa biaya, Kamis (11/09/2025).
“Ini sebuah langkah bersejarah bagi Lombok Timur. Rumah sakit yang dikelola Baznas ini akan menjadi rujukan nasional dalam pelayanan kesehatan gratis untuk fakir miskin,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Lombok Timur, M. Kamli, menjelaskan bahwa bangunan yang akan difungsikan sebagai Rumah Sakit Baznas merupakan rumah sakit lama yang sebelumnya dibangun dari dana zakat. Seiring berjalannya waktu, rumah sakit umum daerah akan dipindahkan ke Masbagik, sementara fasilitas lama dihibahkan dan sepenuhnya dikelola Baznas.
“Proses administrasi hibah tanah dan gedung sedang kita rampungkan. Tim verifikasi dari Baznas RI akan segera turun, dan kami targetkan pada 2026 Rumah Sakit Baznas sudah bisa beroperasi penuh,” jelas Kamli.
Ia menambahkan, seluruh biaya pengobatan bagi warga miskin akan ditanggung Baznas, termasuk bagi masyarakat yang tidak terdaftar di BPJS maupun yang mengalami tunggakan iuran. Dengan adanya layanan ini, Kamli berharap semakin banyak masyarakat yang menyalurkan zakatnya melalui Baznas karena manfaatnya langsung dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.
“Rumah Sakit Baznas di Lombok Timur akan menjadi simbol keadilan sosial melalui zakat. Ini bukti nyata bahwa zakat mampu memberikan pelayanan kesehatan yang layak bagi warga yang selama ini sulit mengakses rumah sakit,” pungkasnya.(aws)
Bagikan ini:
- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
Artikel Terkait

TPAKD Award 2026: Lombok Timur Pamerkan Inovasi Keuangan, Program Bebas Rentenir Jadi Sorotan Tim Penilai
06 Agu 2026
Ratusan Warga Kepung Polres Lombok Timur, Tuntut Penanganan Cepat Kasus Dugaan Ujaran Kebencian
06 Agu 2026
