Partai Buruh NTB Nilai Pemisahan Pemilu sebagai Peluang dan Ujian Berat Bagi Partai Alternatif

image

mitrasatunews.com – Mataram, 2 Agustus 2025 — Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengubah skema penyelenggaraan pemilu dengan memisahkan Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Di Nusa Tenggara Barat, Partai Buruh memberikan pandangannya terhadap kebijakan baru ini dalam sesi wawancara resmi yang digelar oleh KPU Provinsi NTB.

Wawancara berlangsung di kantor Exco Partai Buruh NTB yang berada di kawasan Ampenan, Kota Mataram. KPU NTB, melalui perwakilannya, Mas Reza, melakukan dialog langsung guna menghimpun respons dari partai politik, termasuk dari kalangan non-parlemen.

Ketua Exco Partai Buruh NTB, Lalu Wira Sakti, SH, menyatakan bahwa pemisahan jadwal pemilu memberikan efek ganda bagi partainya. Di satu sisi, ia menyebutnya sebagai momentum strategis untuk memperkuat akar organisasi dan memperluas jangkauan politik ke masyarakat.

“Dengan adanya jeda waktu yang lebih panjang, kami bisa memaksimalkan konsolidasi internal dan menyampaikan visi Partai Buruh secara lebih utuh kepada rakyat NTB,” ungkapnya.

Namun di sisi lain, Lalu Wira menegaskan bahwa pemisahan tersebut juga membuka tantangan baru yang cukup berat. Ia menyoroti potensi peningkatan kebutuhan logistik dan sumber daya yang harus dihadapi partai-partai kecil.

“Ini bukan soal teknis saja, tapi menyangkut kelangsungan gerakan politik alternatif. Ketika pemilu digelar dua kali, maka beban biaya dan tenaga juga otomatis berlipat. Ini akan sangat dirasakan oleh partai seperti kami yang belum memiliki akses sumber daya besar,” jelasnya.

Partai Buruh NTB menegaskan komitmennya untuk terus mengambil peran dalam proses demokrasi, namun berharap negara dapat memberi jaminan keadilan politik bagi seluruh peserta, termasuk partai-partai yang membawa suara kaum pekerja dan kelompok terpinggirkan.

“Jangan sampai sistem pemilu yang baru justru mempersempit ruang partisipasi. Kami percaya demokrasi seharusnya memberi tempat bagi semua, bukan hanya yang punya modal besar,” tegas Lalu Wira.

Langkah KPU NTB yang membuka ruang dialog dengan partai politik lokal dinilai sebagai bentuk transparansi yang penting dalam menghadapi transisi sistem pemilu, sekaligus menjadi wadah untuk menyuarakan aspirasi dari semua spektrum politik.(aws)

IKLAN

WhatsApp Image 2026-07-28 at 02.29.34
7888791c-db04-4f57-ac76-26e67af4a7df
64821625-2d5c-41fd-b7ce-29b816090043
WhatsApp Image 2026-03-10 at 21.44.57
WhatsApp Image 2026-03-20 at 10.28.49
WhatsApp Image 2026-03-20 at 11.13.40
20260319_234155
PDAM hari buruh 2026.jpg
f99a936c-c1f6-4e75-a631-55e48311ea3b
f20b9b73-528d-4f13-9f11-d37475464c4e
2026 02 17 at 22.03.31 - Mitra Satu News
2026 02 18 at 21.35.26 (1) - Mitra Satu News
2026 02 20 at 19.30.53 - Mitra Satu News
2026 02 19 at 22.16.37 - Mitra Satu News
b335c4cd-a7b3-446c-b5d7-4a727010456a
2026 01 26 at 12.33.09 - Mitra Satu News
WhatsApp Image 2025-10-28 at 17.59.43_32c5cd75
WhatsApp Image 2025-10-28 at 17.59.43_3760063b
WhatsApp Image 2025-10-17 at 18.11.10_bbbc292a
3f1adb74-001f-4cde-b3f3-db67083a7577
WhatsApp Image 2025-09-05 at 14.49.16_3db0fc2e
cd07e85b-2f9e-4989-9630-ba88f78fb526
f2756942-686a-44b0-bce8-9d7b7c1668ea