mitrasatunews.com – Lombok Timur, 27 Juli 2025 — Denting langkah kaki para pelari trail menggema di antara hamparan hijau Sembalun, Minggu pagi ini. Dengan latar alam yang memukau dan udara pegunungan yang sejuk, ratusan atlet dari berbagai provinsi dilepas secara resmi untuk memulai lomba dalam rangka Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII tahun 2025 yang digelar di Nusa Tenggara Barat.
Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, yang hadir bersama Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya. Keduanya membuka acara dengan semangat kolaboratif, sekaligus menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan olahraga yang menyatu dengan wisata alam tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya menyoroti peran strategis olahraga rekreasi seperti lari trail dalam membangkitkan sektor ekonomi lokal. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan fisik, melainkan medium untuk memperkenalkan potensi daerah yang belum sepenuhnya tergarap.
“Lintasan-lintasan alami seperti yang dimiliki Sembalun bukan hanya memanjakan para pelari, tapi juga membawa dampak riil bagi masyarakat sekitar. Ada dampak ekonomi, ada dampak promosi, dan tentu ada semangat persatuan,” ucapnya.
Ia juga menyebut bahwa pelaksanaan FORNAS di NTB dapat menjadi awal dari keseriusan daerah ini menuju tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. “Ini adalah latihan besar bagi NTB. Jika mampu menyelenggarakan kegiatan seperti ini dengan baik, bukan tidak mungkin NTB bisa bersinar di PON mendatang,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menyampaikan rasa bangga atas dipilihnya Sembalun sebagai lokasi utama cabang olahraga lari trail. Meski hanya menjadi lokasi satu cabang, Edwin melihat antusiasme peserta yang tinggi sebagai momentum emas untuk mempromosikan keindahan alam daerahnya.
“Kami melihat ini sebagai peluang memperluas jangkauan pariwisata Lombok Timur. Banyak peserta yang baru pertama kali datang ke sini, dan mereka bisa menjadi duta kecil yang membawa cerita tentang keindahan Sembalun ke daerahnya masing-masing,” tutur Edwin.
FORNAS VIII bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga panggung bagi daerah untuk menunjukkan potensi terbaiknya. Melalui semangat sportivitas, kolaborasi, dan promosi budaya lokal, Sembalun hari ini tak hanya menjadi tempat berlari, tapi juga tempat lahirnya kebanggaan bersama.(aws)
Bagikan ini:
- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
Artikel Terkait

TPAKD Award 2026: Lombok Timur Pamerkan Inovasi Keuangan, Program Bebas Rentenir Jadi Sorotan Tim Penilai
06 Agu 2026
Ratusan Warga Kepung Polres Lombok Timur, Tuntut Penanganan Cepat Kasus Dugaan Ujaran Kebencian
06 Agu 2026
