mitrasatunews.com – Lombok Timur – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kayangan mengambil langkah strategis dengan mempererat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terkait pemenuhan kebutuhan air tawar di Pelabuhan Kayangan.
Langkah ini ditandai dengan pertemuan resmi yang melibatkan jajaran ASDP Kayangan, PDAM Lombok Timur, serta unsur pemerintah daerah pada Kamis (7/8/2025). Forum tersebut membahas solusi pengelolaan air tanah agar pasokan bagi operasional kapal penyeberangan tetap terjamin.
Pelabuhan Kayangan yang menjadi penghubung utama Lombok–Sumbawa memerlukan pasokan air tawar yang stabil, legal, dan sesuai regulasi. Ketersediaan air ini menjadi faktor penunjang kelancaran layanan penyeberangan dan kenyamanan pengguna jasa.
General Manager ASDP Cabang Kayangan, Erlisetya Wahyudi, menuturkan bahwa selama ini pengambilan air telah dilakukan berdasarkan perizinan resmi, termasuk SIPA, PB-UMKU dari Pemkab Lombok Timur, hingga perpanjangan melalui sistem OSS. Meski demikian, ia menegaskan komitmen perusahaan untuk memperbaiki tata kelola dengan melibatkan semua pihak.
“Pertemuan ini menjadi langkah awal membangun kerja sama yang lebih sistematis, transparan, dan berlandaskan aturan. Prinsipnya, semua pihak diuntungkan dan kebutuhan operasional tetap terpenuhi,” jelas Erlisetya.
Ke depan, ASDP bersama PDAM dan Pemkab Lombok Timur akan merumuskan mekanisme teknis yang lebih terintegrasi, memastikan pengelolaan air tawar berjalan berkelanjutan tanpa mengabaikan aspek legalitas dan kelestarian lingkungan.(aws)
Bagikan ini:
- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
Artikel Terkait

TPAKD Award 2026: Lombok Timur Pamerkan Inovasi Keuangan, Program Bebas Rentenir Jadi Sorotan Tim Penilai
06 Agu 2026
Ratusan Warga Kepung Polres Lombok Timur, Tuntut Penanganan Cepat Kasus Dugaan Ujaran Kebencian
06 Agu 2026
