mitrasatunews.com – Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali melanjutkan agenda Safari Ramadan 1447 H/2026 M dengan menyambangi warga Dusun Gerisak, Desa Wanasaba Daya, Kecamatan Wanasaba, Selasa (24/2/2026). Kegiatan yang digelar di Masjid At-Taqwa tersebut dihadiri Bupati Lombok Timur Haerul Warisin, unsur Forkopimda, serta sejumlah pimpinan OPD.
Dalam pertemuan itu, Bupati menilai Kecamatan Wanasaba sebagai salah satu wilayah dengan perkembangan ekonomi yang cukup stabil. Ia menyebut sektor pertanian dan peternakan menjadi penopang utama kesejahteraan masyarakat setempat. Keberhasilan tersebut, menurutnya, dapat menjadi contoh bagi kecamatan lain dalam mengelola potensi daerah secara maksimal.
Selain Wanasaba, ia juga menyinggung wilayah Sembalun yang dinilai memiliki tingkat kesejahteraan masyarakat relatif baik. Pemerintah daerah, katanya, akan terus mendorong pemerataan pembangunan agar penurunan angka kemiskinan dapat dirasakan di seluruh wilayah Lombok Timur.
Bupati juga menjelaskan bahwa fokusnya selama ini adalah memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat guna memperoleh dukungan anggaran pembangunan. Di tengah keterbatasan keuangan daerah, langkah tersebut dianggap penting untuk memastikan berbagai program prioritas tetap berjalan.
Hasil dari upaya tersebut antara lain terealisasinya program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dengan nilai investasi sekitar Rp 23 miliar. Program ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat pesisir serta meningkatkan pendapatan nelayan.
Tak hanya itu, keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga disebut memberikan manfaat luas. Program tersebut tidak hanya mendukung pemenuhan gizi pelajar, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi warga sekitar, sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan secara bertahap.
Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Lombok Timur tengah berupaya mengomunikasikan kembali ke pemerintah pusat terkait puluhan ribu warga yang tidak lagi tercatat sebagai peserta bantuan iuran BPJS Kesehatan. Pemerintah daerah berharap masyarakat tersebut bisa kembali mendapatkan jaminan kesehatan melalui skema bantuan pusat.
Safari Ramadan itu ditutup dengan ajakan kepada masyarakat untuk mengisi bulan suci dengan kegiatan positif serta memperkuat kebersamaan. Turut hadir mendampingi Bupati, jajaran Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan, Dinas PUPR, Dukcapil, Bappeda, BPKAD, Asisten Pemerintahan dan Kesra, staf ahli, serta para kepala bagian di lingkup Setda Lombok Timur.(aws)
Bagikan ini:
- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
