Aksi Penyelundupan 10 Ribu Benih Lobster Digagalkan di Lombok Timur, Negara Selamatkan Potensi Kerugian Ratusan Juta Rupiah

image

mitrasatunews.com – Lombok Timur – Aparat Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Mataram kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kekayaan hayati laut Indonesia. Sebanyak sekitar 10.000 ekor benih bening lobster (BBL) yang diduga hendak diselundupkan tanpa dokumen resmi berhasil diamankan dalam operasi pengawasan di Pelabuhan Kayangan, Kabupaten Lombok Timur.

Pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan intelijen yang menginformasikan adanya pengiriman benih lobster dari wilayah Pulau Sumbawa menuju Pulau Lombok melalui jalur penyeberangan laut. Informasi itu segera ditindaklanjuti dengan pengerahan personel untuk melakukan pemantauan di titik kedatangan.

Komandan Lanal Mataram, Letkol Laut (P) Eko Darmawan, ST, mengatakan para pelaku diduga berupaya mengelabui petugas dengan memindahkan muatan dari sebuah mobil pribadi ke kendaraan travel sebelum menyeberang menuju Pelabuhan Kayangan.

Setelah kapal bersandar pada dini hari, tim yang telah bersiaga melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang yang diturunkan. Dalam proses tersebut, petugas menemukan sejumlah paket berisi benih lobster, sementara kendaraan travel yang membawa muatan tersebut langsung meninggalkan area pelabuhan sehingga identitas pemilik maupun penerima barang belum dapat dipastikan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan terdapat 50 kantong plastik yang masing-masing berisi sekitar 200 ekor benih lobster. Dengan demikian, jumlah keseluruhan benih yang berhasil diamankan diperkirakan mencapai 10.000 ekor.

Seluruh benih lobster kemudian dibawa ke Markas Lanal Mataram untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut. Karena masih dalam kondisi hidup, ribuan benih tersebut selanjutnya dilepasliarkan ke perairan Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, sebagai langkah menjaga keberlangsungan ekosistem laut.

Menurut Eko, praktik penyelundupan benih lobster merupakan tindak pidana yang tidak hanya merugikan negara dari sisi ekonomi, tetapi juga mengancam keberlanjutan sumber daya perikanan nasional. Benih lobster memiliki peran penting sebagai bibit budidaya sehingga pemanfaatannya harus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Saat ini, aparat masih terus menelusuri pihak-pihak yang berada di balik pengiriman ilegal tersebut. Lanal Mataram bekerja sama dengan kepolisian untuk mengungkap jaringan penyelundupan yang diduga terlibat, termasuk memburu pengirim dan penerima barang.

Berdasarkan perkiraan, nilai ekonomi dari sekitar 10.000 ekor benih lobster yang berhasil diamankan mencapai ratusan juta rupiah. Nilai tersebut bergantung pada jenis dan ukuran benih yang diperdagangkan secara ilegal di pasar.

Pemerintah terus memperketat pengawasan terhadap peredaran benih bening lobster karena komoditas ini menjadi salah satu sumber daya strategis yang harus dijaga keberadaannya. Selain mendukung sektor budidaya nasional, pengawasan tersebut juga bertujuan mencegah eksploitasi berlebihan yang dapat mengancam populasi lobster di habitat alaminya.(aws)

IKLAN

WhatsApp Image 2026-07-28 at 02.29.34
7888791c-db04-4f57-ac76-26e67af4a7df
64821625-2d5c-41fd-b7ce-29b816090043
WhatsApp Image 2026-03-10 at 21.44.57
WhatsApp Image 2026-03-20 at 10.28.49
WhatsApp Image 2026-03-20 at 11.13.40
20260319_234155
PDAM hari buruh 2026.jpg
f99a936c-c1f6-4e75-a631-55e48311ea3b
f20b9b73-528d-4f13-9f11-d37475464c4e
2026 02 17 at 22.03.31 - Mitra Satu News
2026 02 18 at 21.35.26 (1) - Mitra Satu News
2026 02 20 at 19.30.53 - Mitra Satu News
2026 02 19 at 22.16.37 - Mitra Satu News
b335c4cd-a7b3-446c-b5d7-4a727010456a
2026 01 26 at 12.33.09 - Mitra Satu News
WhatsApp Image 2025-10-28 at 17.59.43_32c5cd75
WhatsApp Image 2025-10-28 at 17.59.43_3760063b
WhatsApp Image 2025-10-17 at 18.11.10_bbbc292a
3f1adb74-001f-4cde-b3f3-db67083a7577
WhatsApp Image 2025-09-05 at 14.49.16_3db0fc2e
cd07e85b-2f9e-4989-9630-ba88f78fb526
f2756942-686a-44b0-bce8-9d7b7c1668ea