/ Apr 19, 2026

Rayakan Milad ke-18, Gerindra Lotim Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Banjir di Jerowaru

mitrasatunews.com Lombok Timur – Peringatan hari jadi ke-18 Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di Kabupaten Lombok Timur dimaknai dengan aksi sosial di wilayah terdampak bencana. Pengurus DPC Gerindra Lotim bersama anggota DPRD dari fraksi partai tersebut mendatangi lokasi banjir di Kecamatan Jerowaru untuk menyalurkan bantuan kepada warga.

Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 7 Februari 2026, dengan titik penyaluran di Dusun Kuang Sungkun, Desa Ekas Buana, serta Dusun Semerang, Desa Seriwe. Paket sembako dibagikan kepada keluarga yang rumahnya masih terendam air akibat banjir yang terjadi sejak akhir Januari.

Rombongan partai menyempatkan diri meninjau langsung kondisi permukiman warga. Mereka berdialog dengan masyarakat untuk mengetahui kebutuhan paling mendesak di lapangan.

Ketua DPRD Lombok Timur, Muhammad Yusri, menyatakan kehadiran pihaknya merupakan bentuk tanggung jawab moral terhadap warga yang sedang mengalami musibah. Ia menekankan pentingnya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Menurut Yusri, banjir yang bertahan cukup lama berpotensi memicu persoalan kesehatan dan lingkungan. Karena itu, pihaknya mendorong adanya langkah penanganan yang lebih menyeluruh, tidak hanya bantuan sementara.

Ia juga menyebut akan mengupayakan komunikasi intensif dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna mempercepat solusi penanganan banjir, termasuk mencari akar penyebab genangan yang belum surut.

Di sisi lain, Kepala Dusun Kuang Sungkun, Wirkas Suandi, mengungkapkan banjir mulai merendam wilayahnya sejak 23 Januari setelah hujan lebat mengguyur kawasan tersebut dan embung di sekitar lokasi meluap. Sedikitnya 56 kepala keluarga dengan total sekitar 197 warga terdampak.

Sejumlah warga kini tinggal di tenda darurat yang disiapkan BPBD karena rumah mereka belum bisa ditempati. Ia mengapresiasi bantuan yang datang, namun menegaskan warga sangat berharap adanya solusi teknis agar air bisa segera dialirkan keluar dari permukiman.

“Yang paling diharapkan warga adalah air cepat surut, sehingga aktivitas bisa kembali normal,” ujarnya.

Banjir di dua desa tersebut juga menyebabkan kesulitan air bersih bagi kebutuhan sehari-hari. Warga berharap ada percepatan penanganan agar kondisi tidak berlarut-larut.

Selain aksi sosial bagi korban banjir, peringatan HUT ke-18 Gerindra di Lombok Timur juga diisi agenda sosial lain seperti doa bersama, santunan anak yatim, dan syukuran penggunaan kantor baru DPC Gerindra setempat.(aws)

IKLAN

Hubungi Kami

@Copyright MitrasatuNews.com – 2026

Powered By