mitrasatunews.com – LOMBOK TIMUR – Musim kemarau mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat di sejumlah wilayah Lombok Timur. Kondisi tersebut dirasakan warga Gubuk Barang Panas, Dusun Lando Deye, Desa Lando, Kecamatan Terara.
Merespons kebutuhan tersebut, Polres Lombok Timur mengirimkan bantuan 15.000 liter air bersih kepada warga setempat pada Selasa (15/9/2026). Bantuan didistribusikan menggunakan tiga mobil tangki dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter.
Wakapolres Lombok Timur Kompol Kadek Metria, S.Sos., S.H., M.H. memimpin langsung kegiatan tersebut. Dalam penyaluran itu, ia bersama Kabag Logistik Kompol Sukirman, S.H., serta Kapolsek Terara Iptu M. Ropi’i Suriadi, S.H.
Dari unsur pemerintahan desa, kegiatan tersebut turut dihadiri Pj. Kepala Desa Lando Baiq Emi Surihani dan Kepala Wilayah Lando Deye Zainal.
Bantuan air diprioritaskan bagi masyarakat yang berada di Gubuk Barang Panas. Sekitar 300 kepala keluarga tercatat menjadi penerima manfaat dari distribusi air tersebut.
Kehadiran bantuan itu mendapat respons positif dari warga. Di tengah terbatasnya sumber air selama kemarau, pasokan tersebut dinilai membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pemerintah Desa Lando bersama warga juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Lombok Timur yang dinilai cepat merespons kondisi masyarakat. Kolaborasi antara kepolisian dan pemerintah desa diharapkan dapat membantu mengurangi dampak kekeringan yang mulai dirasakan warga.
Selain menyalurkan air, kepolisian juga menyiapkan pemantauan lanjutan terhadap kondisi masyarakat di wilayah tersebut. Bhabinkamtibmas Desa Lando Aipda L. Wilham Saufi akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait untuk mengetahui perkembangan kebutuhan air warga.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan persoalan ketersediaan air dapat segera ditindaklanjuti apabila situasi kembali memburuk.
Kasihumas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan air secara berlebihan selama musim kemarau. Air yang tersedia diharapkan digunakan terutama untuk kebutuhan pokok dan keperluan rumah tangga yang bersifat mendesak.
“Penggunaan air perlu dilakukan secara bijak agar persediaan yang ada dapat mencukupi kebutuhan masyarakat selama musim kemarau,” demikian imbauan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Proses pendistribusian air berlangsung sejak sekitar pukul 11.44 Wita dan berakhir sekitar pukul 13.00 Wita. Kegiatan berjalan lancar dengan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.(aws)
Bagikan ini:
- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
Terkait
KaizerDan
Dapatkan Update Berita Terbaru
Langganan gratis — berita terkini langsung di inbox Anda.


















