mitrasatunews.com – Lombok Timur – Struktur baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lombok Timur resmi mulai bertugas setelah dilantik pada Minggu (16/11/2025) di Pendopo Bupati Lombok Timur. Pelantikan ditandai dengan penyerahan bendera pataka dari Ketua Umum KONI Provinsi NTB, H. Mori Hanafi, kepada Ketua Umum KONI Lombok Timur terpilih, H. Haerul Warisin.
Acara pelantikan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan mengambil tema besar “Kobarkan Semangat Juara dan Raih Prestasi Menuju PORPROV NTB XII Tahun 2026 dan PON XXII Tahun 2028”, yang menjadi arah kerja utama kepengurusan baru tersebut.
Dalam sambutannya, Haerul Warisin menyampaikan rasa terima kasih sekaligus harapan besar kepada jajaran pengurus baru agar mampu membawa perkembangan signifikan bagi dunia olahraga di Lombok Timur. Menurutnya, jajaran yang dilantik berasal dari beragam profesi—mulai dari ASN, pensiunan, pelaku usaha, hingga kontraktor—yang diharapkan dapat memperkuat manajemen organisasi dan menjawab tantangan pembinaan atlet di tengah terbatasnya anggaran.
Haerul menekankan bahwa setiap cabang olahraga harus bergerak lebih progresif, tidak hanya mengandalkan cabor unggulan seperti pencak silat. Ia juga menyinggung cabang biliar yang baru mendapat dukungan fasilitas, sebagai potensi baru penyumbang medali untuk daerah.
Terkait penyelenggaraan Porprov NTB pada 2026, Haerul menjelaskan bahwa persiapan besar-besaran sedang dilakukan. Karena fokus tersebut, pelaksanaan Porkab akan ditunda sementara, dan alokasi anggaran dialihkan untuk memperkuat pembinaan atlet menjelang PON 2028. “Prioritas saat ini adalah memastikan atlet-atlet kita siap bersaing di tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KONI Provinsi NTB, H. Mori Hanafi, menyatakan apresiasinya atas terbentuknya kepengurusan baru Lombok Timur. Ia menegaskan bahwa kontribusi kabupaten/kota sangat vital dalam membangun kekuatan kontingen NTB. Mori juga optimis Porprov 2026 dapat tetap berjalan baik meski situasi nasional sedang menghadapi pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat.
NTB sendiri menargetkan posisi lima besar pada PON 2028 dengan raihan 60 medali emas. Catatan terbaik NTB sejauh ini adalah peringkat 9 pada PON Papua 2021. Sebagai langkah strategis, Porprov 2026 didesain dengan format baru, melibatkan 51 cabang olahraga dan konsep tuan rumah bersama NTB–NTT. Sejumlah cabang akan ditempatkan langsung di kabupaten/kota, termasuk Lombok Timur, untuk memperkuat atmosfer kompetisi dan kesiapan daerah.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Lombok Timur, jajaran Forkopimda, perwakilan KONI NTB, serta para pengurus KONI Lombok Timur yang akan mengemban tugas hingga 2029.(aws)
Bagikan ini:
- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
