mitrasatunews.com – Lombok Timur – Menjelang penyelenggaraan Sembalun Mountain Marathon 2025, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar rapat koordinasi untuk memastikan kesiapan seluruh pihak terkait. Rapat yang berlangsung di Rupatama I Kantor Bupati Lombok Timur pada Jumat (10/10/2025) itu dipimpin langsung oleh Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya.
Dalam arahannya, Wabup Edwin menyoroti pentingnya kontinuitas dan perencanaan matang dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan di daerah. Ia menilai, berbagai agenda besar yang digelar di Lombok Timur harus memiliki persiapan optimal agar tidak terkesan dilakukan secara tiba-tiba.
“Lombok Timur memiliki banyak potensi besar, namun tanpa perencanaan yang matang setiap event bisa kehilangan nilai strategisnya. Karena itu, semua kegiatan harus dirancang jauh hari agar hasilnya maksimal,” ujar Edwin.
Untuk memastikan hal tersebut, ia menugaskan Staf Khusus Bidang Pariwisata melakukan pendataan seluruh agenda kegiatan daerah guna menjadi dasar penyusunan kalender event tahunan. Dengan begitu, kata Edwin, pemerintah daerah dapat lebih mudah mengatur dukungan sumber daya, promosi, dan koordinasi antarinstansi.
Wabup juga meminta keterlibatan aktif Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mendukung pelaksanaan Sembalun Mountain Marathon, terutama dalam aspek infrastruktur dan fasilitas umum. “Event ini bukan hanya ajang olahraga, tapi juga etalase bagi Lombok Timur di hadapan masyarakat nasional maupun dunia,” tambahnya.
Sementara itu, Tense Manalu, Founder Mountain Marathon Festival, mengungkapkan bahwa Sembalun menjadi salah satu lokasi penting dalam rangkaian festival maraton pegunungan berskala internasional tersebut. Tahun ini, acara akan menghadirkan tiga kategori lomba yaitu Mountain Marathon, Mountain Half Marathon, dan 7K Road Run.
Selain kompetisi lari, event ini juga mengangkat nilai konservasi dan ekonomi lokal. Panitia berencana melaksanakan penanaman pohon di kawasan pegunungan serta membuka ruang promosi bagi pelaku UMKM setempat.
Tense menyebut, sebanyak 700 pelari dari berbagai daerah di Indonesia dan 22 pelari mancanegara telah terdaftar sebagai peserta. Ajang ini dijadwalkan berlangsung pada 24–25 Oktober 2025, dan diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat citra Sembalun sebagai destinasi wisata alam unggulan di Lombok Timur.(aws)
Bagikan ini:
- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
