mitrasatunews.com – Lombok Timur — Tambahan pasokan pupuk bersubsidi dialokasikan untuk petani di Lombok Timur menjelang musim tanam 2026. Kebijakan ini diambil untuk memastikan kebutuhan pupuk di tingkat petani terpenuhi seiring meningkatnya aktivitas budidaya pertanian di sejumlah wilayah.
Perusahaan holding pupuk nasional, PT Pupuk Indonesia, memutuskan menambah jatah distribusi kepada PD Agro Selaparang setelah menilai penyaluran di daerah tersebut berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran, Senin (09/02/2026).
Manajemen distributor daerah menyebutkan volume alokasi kini bertambah menjadi 5.750 ton dari sebelumnya 5.200 ton. Kenaikan ini dipicu oleh bertambahnya kebutuhan pupuk akibat perluasan lahan garapan serta meningkatnya minat petani menebus pupuk bersubsidi.
Walau demikian, penyesuaian margin untuk pihak distributor tidak ikut berubah. Kendati begitu, tambahan stok dinilai tetap memberi efek positif bagi sektor pertanian karena membantu menjaga produktivitas dan daya beli petani.
Penyaluran pupuk tetap mengacu pada sistem elektronik rencana kebutuhan kelompok tani atau e-RDKK. Skema tersebut dipertahankan karena dianggap mampu mengontrol distribusi agar tepat penerima dan meminimalkan penyimpangan.
Saat ini distribusi yang dikelola perusahaan daerah itu masih terfokus di Suwela. Namun, peluang perluasan layanan terbuka apabila ada rekomendasi resmi dari pemerintah daerah.
Dengan tambahan kuota tersebut, stok pupuk di Kabupaten Lombok Timur diperkirakan mencukupi sepanjang musim tanam tahun depan. Petani pun diharapkan dapat menjalankan aktivitas tanam tanpa kekhawatiran terkait ketersediaan pupuk.(aws)
Bagikan ini:
- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
