mitrasatunews.com – Lombok Timur – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur menyatakan pada prinsipnya tidak mempermasalahkan rencana pembukaan akses jalan yang melintasi sebagian area SMPN 2 Labuhan Haji. Jalur tersebut berada di sisi belakang sekolah yang lokasinya berhadapan dengan pom bensin setempat, Senin (09/03/2026).
Kepala Bidang SMP Dikbud Lombok Timur, Samsul Wajdi, menjelaskan bahwa rencana tersebut dapat dilaksanakan selama tidak mengganggu bangunan utama sekolah serta setiap bagian fasilitas yang terdampak nantinya dapat diganti kembali.
Menurutnya, jalur yang direncanakan memiliki lebar sekitar tiga meter dan berada di area belakang sekolah. Di lokasi itu terdapat tembok pembatas serta beberapa bangunan lama yang sudah tidak lagi dimanfaatkan.
Ia menyebutkan, bangunan yang ada di lokasi tersebut merupakan bekas mushola dan perpustakaan lama yang sudah tidak digunakan dalam kegiatan belajar mengajar. Karena posisinya tidak bersinggungan langsung dengan gedung utama sekolah, pihak sekolah juga tidak menyatakan keberatan terhadap rencana tersebut.
Lebih lanjut, Samsul Wajdi menegaskan bahwa peran Dikbud hanya sebatas memberikan persetujuan terkait pemanfaatan aset pendidikan. Sementara untuk proses lanjutan seperti pengurusan perizinan hingga pelaksanaan pembangunan akses jalan sepenuhnya menjadi tanggung jawab masyarakat yang mengusulkan.
Pihaknya berharap rencana pembukaan jalur tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar tanpa mengganggu aktivitas pendidikan yang berlangsung di lingkungan sekolah.(aws)
Bagikan ini:
- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
