mitrasatunews.com – LOMBOK TIMUR – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur menyalurkan bantuan melalui Program BAZNAS Peduli kepada 116 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA). Penerima bantuan ditentukan setelah melalui pemeriksaan langsung untuk memastikan lembaga yang memperoleh dukungan sesuai dengan kondisi dan kriteria yang ditetapkan.
Penyaluran bantuan tersebut digelar di Aula BAZNAS Lombok Timur pada Kamis (8/10/2026). Hadir dalam kegiatan itu Ketua BAZNAS Lombok Timur H. Muhammad Kamli, jajaran wakil ketua, sekretaris, kepala pelaksana, serta sejumlah pihak terkait.
Ketua BAZNAS Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, mengungkapkan bahwa lembaganya menerima data 201 LKSA dari Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur. Data tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan kunjungan dan verifikasi faktual guna mengetahui kondisi masing-masing lembaga sebelum penerima bantuan ditetapkan.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, 116 LKSA dinyatakan memenuhi persyaratan untuk mendapatkan bantuan. Tahapan ini dilakukan agar penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak hanya berlandaskan data administrasi, tetapi juga mempertimbangkan keadaan nyata di lapangan.
Kamli menegaskan bahwa ketepatan penyaluran menjadi salah satu hal yang harus dijaga dalam pengelolaan dana umat. Menurutnya, kepercayaan masyarakat yang menitipkan ZIS melalui BAZNAS harus dibarengi dengan tanggung jawab untuk memastikan bantuan sampai kepada pihak yang membutuhkan.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat mendukung aktivitas lembaga sosial yang selama ini menjalankan fungsi pengasuhan dan pelayanan terhadap anak-anak.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua II BAZNAS Lombok Timur, Dr. H. Hamidi, ST., M.Pd., menilai dukungan kepada LKSA merupakan bagian dari upaya memperluas manfaat zakat agar dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Hamidi menyampaikan bahwa LKSA mempunyai tanggung jawab besar dalam mendampingi anak-anak, mulai dari pemenuhan kebutuhan sehari-hari hingga pelayanan pendidikan dan perlindungan. Karena itu, bantuan dari BAZNAS diharapkan dapat menunjang keberlangsungan pelayanan yang diberikan oleh lembaga penerima.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan para muzaki. Dana yang dihimpun dari masyarakat, menurutnya, harus dimanfaatkan secara bertanggung jawab sehingga memberikan dampak nyata bagi penerima manfaat.
Bagi pengelola LKSA, bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian yang memberi dorongan di tengah upaya memenuhi berbagai kebutuhan anak-anak dalam pengasuhan. Salah seorang pengelola lembaga penerima menyampaikan bahwa dukungan tersebut tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga memberikan semangat untuk terus menjalankan pelayanan sosial.
Pihaknya pun menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Lombok Timur serta masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah. Mereka berharap kepedulian tersebut terus tumbuh sehingga lembaga sosial dapat menjalankan perannya dengan lebih baik.
Program BAZNAS Peduli menjadi salah satu langkah BAZNAS Lombok Timur dalam menyalurkan dana ZIS kepada kelompok yang membutuhkan dukungan. Melalui proses verifikasi dan penetapan penerima, bantuan diharapkan lebih terarah serta mampu memperkuat pelayanan LKSA bagi anak-anak di Kabupaten Lombok Timur.(red)
Bagikan ini:
- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
Terkait
KaizerDan
Dapatkan Update Berita Terbaru
Langganan gratis — berita terkini langsung di inbox Anda.


















