mitrasatunews.com – Lombok Timur – Setelah resmi menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lombok Timur, Ro’yal Ain Haerul Warisin langsung menyampaikan arah kebijakan barunya. Istri Bupati Lombok Timur ini menegaskan akan membawa pendekatan yang lebih praktis dan langsung menyentuh masyarakat, ketimbang mengandalkan kegiatan seremonial atau pelatihan formal yang kerap tidak tepat sasaran.
Dalam pernyataannya usai pelantikan di Pendopo Bupati pada Kamis (10/4), Ro’yal menyatakan bahwa program-program pemberdayaan harus berbasis pada realitas yang terjadi di lapangan. Ia menilai bahwa solusi terhadap berbagai persoalan sosial harus dirumuskan melalui interaksi langsung dengan warga.
“Kita harus hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya berkutat pada pelatihan, tapi benar-benar memahami apa yang mereka butuhkan,” ucap Ro’yal dengan tegas.
Salah satu isu utama yang menjadi perhatian Ro’yal adalah tingginya angka pernikahan usia anak di Lombok Timur. Ia menyebut fenomena ini sebagai masalah yang membutuhkan penanganan khusus dan berkelanjutan. Ro’yal mendorong pendekatan yang lebih aktif dan komunikatif, seperti penyuluhan langsung ke masyarakat dan mendampingi keluarga secara intensif.
Momentum kebijakan baru dari Kementerian Agama yang mewajibkan pelatihan pranikah bagi calon pengantin juga disebut sebagai peluang emas yang harus dimaksimalkan. Ro’yal menilai pelatihan ini bisa menjadi pintu masuk untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai kesiapan pernikahan, baik secara fisik, mental, maupun sosial.
“Ini bukan hanya tentang mengikuti aturan, tapi bagaimana menjadikannya sarana edukasi yang berdampak nyata,” tambahnya.
Tak hanya fokus pada pernikahan usia anak, Ro’yal juga menaruh perhatian besar pada upaya pencegahan stunting. Menurutnya, kesehatan ibu sebelum menikah menjadi kunci lahirnya generasi yang sehat dan kuat. Ia menekankan pentingnya edukasi kesehatan bagi calon pengantin, agar mereka memahami peran vital yang akan mereka emban dalam membentuk masa depan anak-anaknya kelak.
Jika gizi dan kesehatan calon ibu diperhatikan sejak awal, ia meyakini angka stunting bisa ditekan dan bahkan dicegah secara dini. “Langkah ini akan menjadi investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Lombok Timur,” ujarnya.
Gaya kepemimpinan Ro’yal yang menitikberatkan pada kehadiran langsung di masyarakat mendapatkan apresiasi luas. Banyak pihak menilai pendekatan ini sebagai angin segar bagi program PKK di daerah. Harapan besar pun disematkan pada sosok Ro’yal untuk mengubah wajah pemberdayaan masyarakat di Lombok Timur menjadi lebih progresif dan berdampak langsung.
Dengan strategi yang membumi dan orientasi pada hasil, Ro’yal Ain Haerul Warisin siap memimpin PKK sebagai motor penggerak perubahan sosial menuju masyarakat Lombok Timur yang lebih sehat, cerdas, dan sejahtera. (aws)
Bagikan ini:
- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
