Polisi Lombok Timur Bongkar Peredaran Uang Palsu, Sindikat Diduga Berjejaring hingga Jawa Timur

image
2 menit baca

mitrasatunews.com – LOMBOK TIMUR — Peredaran uang palsu di Kabupaten Lombok Timur kembali menjadi perhatian aparat kepolisian. Penanganan kasus terbaru mengungkap dugaan adanya jaringan yang tidak hanya beroperasi di tingkat lokal, tetapi memiliki mata rantai hingga ke Jawa Timur.

Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, AKP Ari Kusnandar, SH, mengungkapkan polisi telah mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam peredaran uang palsu. Dari pemeriksaan awal, para pelaku disebut memperoleh uang tersebut dari pihak yang berada di Jawa Timur sebelum membawanya ke Lombok untuk diedarkan.

Pengungkapan bermula dari laporan agen BRILink di Desa Labuhan Pandan, Kecamatan Sembalun. Dalam transaksi yang dilakukan, ditemukan uang yang diduga palsu. Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti polisi dengan melakukan penyelidikan terhadap asal-usul uang dan pihak yang mengedarkannya.

Dari penanganan perkara itu, polisi mengamankan uang palsu dengan pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu. Nilai keseluruhan barang bukti yang ditemukan mencapai sekitar Rp13,9 juta.

Penyidik kemudian menemukan indikasi bahwa kasus tersebut memiliki pola yang menyerupai perkara sebelumnya. Dalam pengungkapan berbeda, polisi pernah menangani peredaran uang palsu dengan nilai jauh lebih besar, yakni sekitar Rp70 juta hingga Rp75 juta.

Perbedaan pelaku dan lokasi tidak serta-merta membuat polisi menutup kemungkinan adanya hubungan antara kasus-kasus tersebut. Kesamaan pola distribusi menjadi salah satu dasar penyidik untuk mendalami dugaan keberadaan jaringan yang lebih besar.

Ari mengatakan penyidik kini berupaya mengidentifikasi pihak yang diduga berperan sebagai pemasok. Informasi mengenai jalur komunikasi, cara memperoleh uang palsu, hingga proses pengiriman ke Lombok tengah dikembangkan untuk mengungkap seluruh mata rantai.

“Kami masih melakukan pendalaman terhadap pemasok yang diduga berada di Jawa Timur. Tidak hanya berhenti pada pelaku yang sudah diamankan, tetapi kami akan menelusuri jaringan di atasnya,” ujar Ari.

Menurutnya, pengungkapan jaringan tersebut penting dilakukan agar peredaran uang palsu tidak terus meluas dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Terlebih, uang palsu berpotensi masuk ke transaksi sehari-hari yang melibatkan pedagang kecil dan masyarakat umum.

Polisi pun mengingatkan warga agar lebih berhati-hati ketika menerima uang tunai. Masyarakat diminta memeriksa karakteristik uang secara teliti, terutama ketika menerima pecahan besar dalam sebuah transaksi.

Jika menemukan uang yang dicurigai palsu, masyarakat diimbau tidak kembali menggunakannya untuk bertransaksi. Temuan tersebut sebaiknya segera dilaporkan kepada pihak berwenang agar dapat diperiksa dan ditindaklanjuti.

Sementara itu, penyidikan terhadap kasus tersebut masih berjalan. Polisi memastikan pengembangan perkara akan terus dilakukan untuk mengetahui sumber uang palsu sekaligus mengungkap pihak-pihak lain yang diduga berada di balik distribusinya.(aws)

Bagikan:COPY
Gambar berita Mitra Satu News

KaizerDan

Dapatkan Update Berita Terbaru

Langganan gratis — berita terkini langsung di inbox Anda.

IKLAN

WhatsApp Image 2026-07-28 at 02.29.34
7888791c-db04-4f57-ac76-26e67af4a7df
64821625-2d5c-41fd-b7ce-29b816090043
WhatsApp Image 2026-03-10 at 21.44.57
WhatsApp Image 2026-03-20 at 10.28.49
WhatsApp Image 2026-03-20 at 11.13.40
20260319_234155
PDAM hari buruh 2026.jpg
f99a936c-c1f6-4e75-a631-55e48311ea3b
f20b9b73-528d-4f13-9f11-d37475464c4e
2026 02 17 at 22.03.31 - Mitra Satu News
2026 02 18 at 21.35.26 (1) - Mitra Satu News
2026 02 20 at 19.30.53 - Mitra Satu News
2026 02 19 at 22.16.37 - Mitra Satu News
b335c4cd-a7b3-446c-b5d7-4a727010456a
2026 01 26 at 12.33.09 - Mitra Satu News
WhatsApp Image 2025-10-28 at 17.59.43_32c5cd75
WhatsApp Image 2025-10-28 at 17.59.43_3760063b
WhatsApp Image 2025-10-17 at 18.11.10_bbbc292a
3f1adb74-001f-4cde-b3f3-db67083a7577
WhatsApp Image 2025-09-05 at 14.49.16_3db0fc2e
cd07e85b-2f9e-4989-9630-ba88f78fb526
f2756942-686a-44b0-bce8-9d7b7c1668ea