mitrasatunews.com – MATARAM – Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) meningkatkan kapasitas personel yang bertugas menangani proses penyidikan melalui program sertifikasi kompetensi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan teknis penyidik dan penyidik pembantu dalam menjalankan tugas penegakan hukum.
Sertifikasi yang diselenggarakan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Lemdiklat Polri itu berlangsung di Ballroom Hotel Lombok Raya, Mataram, Rabu (23/9/2026).
Sejumlah personel dari berbagai fungsi reserse mengikuti kegiatan tersebut. Peserta tidak hanya berasal dari satuan kerja di tingkat Polda NTB, tetapi juga dari jajaran Polres dan Polresta.
Mereka antara lain merupakan penyidik dan penyidik pembantu dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), Direktorat Reserse Narkoba, Direktorat Reserse PPA/PPO, serta Direktorat Polairud.
Personel dari Satuan Reserse Kriminal dan Satuan Reserse Narkoba di lingkungan Polres dan Polresta jajaran Polda NTB juga ambil bagian dalam program tersebut.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid mengatakan penguatan kompetensi menjadi kebutuhan penting bagi anggota yang menjalankan fungsi penyidikan. Menurutnya, perkembangan persoalan hukum menuntut personel memiliki pengetahuan dan keterampilan yang terus diperbarui.
“Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan pendidikan dan pelatihan Lemdiklat Polri untuk meningkatkan kapasitas personel yang menjalankan tugas penyidikan,” ujar Kholid.
Melalui proses sertifikasi, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengukur sekaligus mengembangkan kemampuan yang dibutuhkan dalam menjalankan pekerjaan sebagai penyidik maupun penyidik pembantu.
Kholid berharap hasil dari kegiatan tersebut dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, terutama dalam menangani perkara sesuai prosedur dan kompetensi yang dipersyaratkan.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang penyidikan diharapkan turut menunjang pelaksanaan penegakan hukum di wilayah NTB. Dengan personel yang memiliki kompetensi memadai, setiap tahapan penanganan perkara diharapkan dapat dilaksanakan secara lebih profesional dan bertanggung jawab.
Program sertifikasi tersebut sekaligus menunjukkan upaya Polda NTB untuk terus membangun kemampuan personel melalui pembelajaran dan pengembangan profesi secara berkelanjutan.(red)
Bagikan ini:
- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
Terkait
KaizerDan
Dapatkan Update Berita Terbaru
Langganan gratis — berita terkini langsung di inbox Anda.


















