Musim Hujan Berpotensi Molor, Distan Lotim Perkuat Cadangan Air untuk Sawah

23ae36d3-50e5-43bf-b779-94b6127a7d51
3 menit baca

mitrasatunews.com – Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mulai memperkuat kesiapan sektor pertanian menghadapi perubahan pola musim yang berpotensi memperpanjang periode kering. Dinas Pertanian setempat kini mendorong penambahan titik-titik sumber air sebagai langkah menjaga keberlangsungan kegiatan pertanian di tengah mundurnya awal musim hujan, Senin (5/10/2026).

Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur, Lalu Fathul Kasturi, menyebut ketersediaan air menjadi salah satu persoalan yang perlu segera diantisipasi. Pasalnya, sebagian petani sudah mulai menyiapkan lahan untuk musim tanam berikutnya, sementara hujan belum menunjukkan pola seperti biasanya.

Untuk menjaga kebutuhan air tetap terpenuhi, pemerintah menyiapkan beragam infrastruktur yang dapat dimanfaatkan petani. Sarana tersebut mencakup sumur bor, sistem irigasi dengan pompa, dam parit, tempat penampungan air, serta jaringan pipa distribusi.

Menurut Fathul, pembangunan infrastruktur air dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan agar lahan pertanian tidak sepenuhnya bergantung pada curah hujan. Program tersebut juga diarahkan ke wilayah yang memiliki tingkat kerawanan kekurangan air lebih tinggi.

Beberapa kawasan seperti Pringgabaya, Sambelia, dan Suela menjadi bagian dari wilayah yang mendapat perhatian karena potensi keterbatasan air cukup besar. Penguatan sumber air di daerah tersebut diharapkan dapat membantu petani mempertahankan aktivitas budidaya ketika hujan belum turun secara optimal.

Fathul menjelaskan, kondisi di lapangan saat ini cukup beragam. Sebagian petani sedang mempersiapkan lahan, sedangkan lainnya masih menyelesaikan kegiatan pada komoditas tembakau. Situasi tersebut membuat kebutuhan terhadap kepastian pasokan air semakin penting menjelang masuknya periode tanam berikutnya.

Persoalan lain yang menjadi perhatian adalah perubahan waktu datangnya musim hujan. Pola yang sebelumnya dapat diperkirakan mulai memasuki musim penghujan pada periode tertentu kini mengalami pergeseran.

Secara umum, musim hujan di Lombok Timur berlangsung sekitar Oktober hingga Maret. Namun, awal turunnya hujan biasanya baru terasa sekitar pekan keempat November. Pergeseran pola cuaca membuat pemerintah harus menyiapkan skenario agar kegiatan pertanian tetap dapat berjalan meski hujan datang lebih lambat.

“Sekarang ada pergeseran musim, sehingga kita harus menyesuaikan kondisi di lapangan,” kata Fathul.

Karena itu, Dinas Pertanian tidak hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur baru, tetapi juga mendorong pemanfaatan secara maksimal terhadap sumber air yang telah tersedia. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga kesinambungan pasokan air sampai kondisi cuaca kembali mendukung.

Perlindungan sumber air juga menjadi bagian penting dalam strategi jangka panjang. Masyarakat, terutama petani yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar kawasan mata air, diminta ikut menjaga lingkungan dengan melakukan penghijauan dan menanam pohon.

Fathul menegaskan keberlangsungan mata air tidak semata-mata bergantung pada program pemerintah. Peran masyarakat diperlukan untuk mempertahankan kawasan resapan dan mencegah kerusakan lingkungan yang dapat mengancam debit air.

Melalui kombinasi pembangunan sarana air, pengelolaan sumber daya yang tersedia, dan pelestarian lingkungan, pemerintah daerah berharap sektor pertanian Lombok Timur tetap mampu bertahan menghadapi ketidakpastian musim sekaligus meminimalkan risiko kekeringan terhadap petani.(aws)

Bagikan:COPY
Avatar penulis Mitra Satu News

KaizerDan

Dapatkan Update Berita Terbaru

Langganan gratis — berita terkini langsung di inbox Anda.

IKLAN

WhatsApp Image 2026-07-28 at 02.29.34
WhatsApp Image 2026-08-17 at 20.13.44
WhatsApp Image 2026-08-16 at 20.27.36
7888791c-db04-4f57-ac76-26e67af4a7df
64821625-2d5c-41fd-b7ce-29b816090043
WhatsApp Image 2026-03-10 at 21.44.57
WhatsApp Image 2026-03-20 at 10.28.49
WhatsApp Image 2026-03-20 at 11.13.40
20260319_234155
PDAM hari buruh 2026.jpg
f99a936c-c1f6-4e75-a631-55e48311ea3b
f20b9b73-528d-4f13-9f11-d37475464c4e
2026 02 17 at 22.03.31 - Mitra Satu News
2026 02 18 at 21.35.26 (1) - Mitra Satu News
2026 02 20 at 19.30.53 - Mitra Satu News
2026 02 19 at 22.16.37 - Mitra Satu News
b335c4cd-a7b3-446c-b5d7-4a727010456a
2026 01 26 at 12.33.09 - Mitra Satu News
WhatsApp Image 2025-10-28 at 17.59.43_32c5cd75
WhatsApp Image 2025-10-28 at 17.59.43_3760063b
WhatsApp Image 2025-10-17 at 18.11.10_bbbc292a
3f1adb74-001f-4cde-b3f3-db67083a7577
WhatsApp Image 2025-09-05 at 14.49.16_3db0fc2e
cd07e85b-2f9e-4989-9630-ba88f78fb526
f2756942-686a-44b0-bce8-9d7b7c1668ea