Bupati Lotim: Pesantren Harus Jadi Ruang Aman untuk Membentuk Karakter Santri

ec4bc925-978b-42ed-af4f-3b19dfaad8ed
3 menit baca

mitrasatunews.com – Lombok Timur – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pesantren yang aman sekaligus mampu membentuk karakter dan akhlak para santri. Menurutnya, pendidikan di pesantren tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu agama dan pengetahuan umum, tetapi juga harus menanamkan adab, moral, kedisiplinan, serta sikap menghormati sesama.

Pesan tersebut disampaikan Haerul ketika membuka kegiatan bedah buku Pandu Thohir Yasin Menolak Kekerasan di Pesantren di Gedung Rektorat Ma’had Aly Thohir Yasin, Senin (5/10/2026).

Ia menilai penerbitan buku yang mengangkat persoalan kekerasan di lingkungan pesantren merupakan langkah penting. Hal tersebut menunjukkan adanya keberanian dan kepedulian dari pengelola lembaga pendidikan untuk membicarakan isu yang selama ini tergolong sensitif.

Haerul memberikan apresiasi kepada Ma’had Aly Thohir Yasin karena telah mengambil inisiatif tersebut. Ia berharap langkah serupa dapat menginspirasi pondok pesantren lainnya di Lombok Timur untuk ikut membangun sistem pendidikan yang memberikan perlindungan maksimal kepada para santri.

Dalam sambutannya, Bupati juga mengingatkan bahwa ajaran Islam menempatkan penghormatan terhadap sesama sebagai bagian penting dalam kehidupan. Ia menyinggung kandungan Surah Al-Baqarah yang mengingatkan manusia agar tidak melampaui batas dalam bertindak.

Pesan tersebut, kata dia, harus diterapkan dalam keseharian di lingkungan pesantren. Tidak boleh ada tindakan yang merendahkan martabat orang lain, baik berupa kekerasan fisik, perundungan, penghinaan, pelecehan maupun ucapan yang menyakiti.

Menurut Haerul, persoalan tersebut menjadi perhatian penting karena pesantren merupakan tempat yang dipercayakan orang tua untuk mendidik anak-anak mereka. Para santri diharapkan memperoleh ilmu sekaligus tumbuh sebagai pribadi yang memiliki akhlak dan perilaku yang baik.

“Ketika orang tua menyerahkan anaknya ke pesantren, yang diharapkan bukan hanya bertambah ilmunya, tetapi juga terbentuk akhlak dan pemahamannya tentang bagaimana menghargai orang lain,” ujar Haerul.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Joko Jumadi yang menjadi penulis buku tersebut. Haerul berharap buku itu tidak berhenti sebagai karya tulis, melainkan mampu menjadi pedoman dan pemicu perubahan dalam kehidupan di lingkungan pesantren.

Bupati meminta seluruh unsur yang berkaitan dengan pendidikan pesantren membaca dan memahami isi buku tersebut. Mulai dari pengasuh, ustaz dan ustazah, guru, pengelola, santri hingga wali santri dinilai perlu memiliki pemahaman yang sama mengenai pencegahan kekerasan.

“Jangan hanya dipajang atau disimpan setelah mengetahui judulnya. Yang paling penting adalah isi buku ini dipahami dan diwujudkan dalam tindakan,” tegasnya.

Haerul juga menilai kehadiran sejumlah narasumber dalam kegiatan tersebut menjadi nilai tambah karena dapat memperkaya sudut pandang peserta dalam memahami persoalan kekerasan di lembaga pendidikan.

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, lanjutnya, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia bahkan mengaku langsung tertarik menghadiri acara setelah mengetahui agenda bedah buku melalui selebaran kegiatan.

Ia berharap pembahasan mengenai pencegahan kekerasan dapat terus diperluas dan diikuti pesantren lain di daerah tersebut. Dengan demikian, upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman tidak hanya menjadi tanggung jawab satu lembaga, tetapi menjadi gerakan bersama.

Kegiatan bedah buku tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Lombok Timur, Ketua Yayasan, para tuan guru, pengurus Thohir Yasin, ustaz dan ustazah, jajaran Kementerian Agama, serta para santri.(aws)

Bagikan:COPY
Avatar penulis Mitra Satu News

KaizerDan

Dapatkan Update Berita Terbaru

Langganan gratis — berita terkini langsung di inbox Anda.

IKLAN

WhatsApp Image 2026-07-28 at 02.29.34
WhatsApp Image 2026-08-17 at 20.13.44
WhatsApp Image 2026-08-16 at 20.27.36
7888791c-db04-4f57-ac76-26e67af4a7df
64821625-2d5c-41fd-b7ce-29b816090043
WhatsApp Image 2026-03-10 at 21.44.57
WhatsApp Image 2026-03-20 at 10.28.49
WhatsApp Image 2026-03-20 at 11.13.40
20260319_234155
PDAM hari buruh 2026.jpg
f99a936c-c1f6-4e75-a631-55e48311ea3b
f20b9b73-528d-4f13-9f11-d37475464c4e
2026 02 17 at 22.03.31 - Mitra Satu News
2026 02 18 at 21.35.26 (1) - Mitra Satu News
2026 02 20 at 19.30.53 - Mitra Satu News
2026 02 19 at 22.16.37 - Mitra Satu News
b335c4cd-a7b3-446c-b5d7-4a727010456a
2026 01 26 at 12.33.09 - Mitra Satu News
WhatsApp Image 2025-10-28 at 17.59.43_32c5cd75
WhatsApp Image 2025-10-28 at 17.59.43_3760063b
WhatsApp Image 2025-10-17 at 18.11.10_bbbc292a
3f1adb74-001f-4cde-b3f3-db67083a7577
WhatsApp Image 2025-09-05 at 14.49.16_3db0fc2e
cd07e85b-2f9e-4989-9630-ba88f78fb526
f2756942-686a-44b0-bce8-9d7b7c1668ea