/ May 02, 2026

Momentum Rakerda PPNI 2026, Bupati Lombok Timur Tekankan Pelayanan Humanis dan Penguatan Fasilitas Kesehatan

mitrasatunews.com – Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan melalui penguatan peran tenaga perawat. Hal tersebut disampaikan Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kabupaten Lombok Timur tahun 2026 di Selong, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan hari ulang tahun ke-52 PPNI serta Halal Bihalal itu menjadi ajang konsolidasi bagi para perawat dalam merumuskan arah pengabdian ke depan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menilai usia organisasi yang telah mencapai lebih dari lima dekade mencerminkan kematangan serta pengalaman panjang dalam dunia pelayanan kesehatan.

Ia menegaskan bahwa perawat memiliki peran strategis, tidak hanya dalam aspek medis, tetapi juga dalam membangun hubungan emosional dengan pasien. Pendekatan yang ramah, menurutnya, mampu memberikan dampak positif terhadap proses pemulihan. Bahkan, hal sederhana seperti senyum dinilai dapat menjadi bagian dari terapi yang memperkuat kondisi psikologis pasien.

Lebih lanjut, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan dengan melengkapi fasilitas rumah sakit, termasuk sarana, prasarana, dan tenaga medis. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rujukan ke luar daerah, sehingga pelayanan dapat diakses secara lebih cepat dan efisien di tingkat kabupaten.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur yang juga Ketua DPD PPNI setempat, Lalu Aries Fahrozi, menyampaikan bahwa jumlah anggota PPNI di Lombok Timur kini mencapai lebih dari 3.000 orang. Ia menyebut angka tersebut menunjukkan besarnya peran organisasi dalam mendukung sistem kesehatan daerah.

Dalam Rakerda tersebut, pihaknya menekankan tiga agenda utama, yakni peningkatan kualitas kompetensi perawat, peningkatan kesejahteraan anggota, serta penguatan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengakui masih adanya kritik dari masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, namun hal itu dijadikan sebagai motivasi untuk terus berbenah.

Di sisi lain, Ketua DPW PPNI Provinsi NTB, H. Muhir, mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap profesi perawat. Ia menilai sinergi antara pemerintah dan organisasi profesi telah berjalan selaras dari tingkat pusat hingga daerah.

Ia berharap hasil Rakerda ini mampu menghasilkan kebijakan dan rekomendasi yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan kesehatan, sekaligus memperkuat dedikasi perawat sebagai garda terdepan dalam pelayanan masyarakat.(aws)

IKLAN

Hubungi Kami

@Copyright MitrasatuNews.com – 2026

Powered By