Juaini Taofik: Tenaga Non-ASN Aman, Seleksi PPPK Tahap Kedua Masih Berlanjut

IMG-20250112-WA0007-scaled

mitrasatunews.com – Pasca pengumuman hasil seleksi PPPK tahap pertama, banyak tenaga honorer dan non-ASN yang belum berhasil lolos. Situasi ini memunculkan kekhawatiran di kalangan tenaga honorer terkait keberlanjutan karier mereka. Meski begitu, pemerintah daerah memastikan bahwa masih ada peluang di seleksi tahap kedua.

Penjabat Bupati Lombok Timur, HM Juaini Taofik, menegaskan bahwa tenaga honorer tidak perlu khawatir mengenai status mereka. Ia menjelaskan bahwa masalah ini sudah dibahas bersama Bupati terpilih, dan langkah konkret akan diambil untuk memastikan keamanan posisi honorer serta non-ASN.

“Bupati terpilih telah berkomitmen penuh untuk menjaga posisi tenaga honorer dan non-ASN agar tetap aman. Tidak perlu ada kekhawatiran berlebihan,” kata Juaini.

Menurut Juaini, seleksi PPPK dirancang untuk memetakan jumlah tenaga honorer di setiap daerah. Dalam konteks Lombok Timur, daerah ini berada di posisi ketujuh dengan jumlah tenaga honorer terbesar di Indonesia. Total tenaga non-ASN di wilayah tersebut diperkirakan mencapai 13 ribu orang, termasuk yang masih menunggu hasil seleksi tahap kedua.

Meski evaluasi tetap dijalankan, pemerintah pusat telah menginstruksikan agar tidak ada pemutusan hubungan kerja secara massal. “Bagi mereka yang memilih untuk mengundurkan diri, itu sepenuhnya hak masing-masing. Namun, kami memastikan bahwa tenaga non-ASN yang tetap bekerja harus mematuhi aturan dan tata tertib yang berlaku,” lanjut Juaini.

Pemerintah daerah juga masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait mekanisme PPPK. “Kami menunggu skema resmi, termasuk transisi dari PPPK paruh waktu ke penuh waktu. Yang terpenting adalah status mereka tetap aman,” imbuhnya.

Juaini menegaskan, baik pemerintah pusat maupun daerah sedang berkolaborasi untuk menyelesaikan persoalan ini. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan kesempatan bagi tenaga honorer yang belum lolos tahap pertama untuk mengikuti seleksi tahap kedua. Pemerintah juga akan mempertimbangkan pengangkatan mereka menjadi PPPK penuh waktu atau paruh waktu sesuai kebijakan yang ada dan kemampuan anggaran daerah.

“Kami optimis permasalahan ini akan selesai setelah seleksi tahap kedua rampung. Untuk itu, saya harap semua honorer tetap tenang dan percaya pada proses yang sedang berlangsung,” tutup Juaini.

(win)

Gambar berita Mitra Satu News

Admin mitrasatunews.com

https://mitrasatunews.com

IKLAN

7888791c-db04-4f57-ac76-26e67af4a7df
64821625-2d5c-41fd-b7ce-29b816090043
WhatsApp Image 2026-03-10 at 21.44.57
WhatsApp Image 2026-03-20 at 10.28.49
WhatsApp Image 2026-03-20 at 11.13.40
20260319_234155
PDAM hari buruh 2026.jpg
f99a936c-c1f6-4e75-a631-55e48311ea3b
f20b9b73-528d-4f13-9f11-d37475464c4e
2026 02 17 at 22.03.31 - Mitra Satu News
2026 02 18 at 21.35.26 (1) - Mitra Satu News
2026 02 20 at 19.30.53 - Mitra Satu News
2026 02 19 at 22.16.37 - Mitra Satu News
b335c4cd-a7b3-446c-b5d7-4a727010456a
2026 01 26 at 12.33.09 - Mitra Satu News
WhatsApp Image 2025-10-28 at 17.59.43_32c5cd75
WhatsApp Image 2025-10-28 at 17.59.43_3760063b
WhatsApp Image 2025-10-17 at 18.11.10_bbbc292a
3f1adb74-001f-4cde-b3f3-db67083a7577
WhatsApp Image 2025-09-05 at 14.49.16_3db0fc2e
cd07e85b-2f9e-4989-9630-ba88f78fb526