Cegah Perundungan di Kalangan Pelajar, Wabup Lombok Timur Tekankan Pentingnya Kesehatan Mental

76e24a90-5c11-4df6-8f9e-b5277392d0e1
3 menit baca

mitrasatunews.com – LOMBOK TIMUR – Upaya membangun generasi muda yang berkarakter dan memiliki ketahanan mental menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, mengajak para pelajar untuk menciptakan lingkungan pergaulan yang sehat, saling menghormati, serta berani menolak segala bentuk perundungan atau bullying.

Pesan tersebut disampaikan Edwin saat membuka kegiatan Sosialisasi Mental Health Anti-Bullying dan Penguatan Karakter Remaja di Ruang Rapat Utama (Rupatama) 1 Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Lombok Timur dengan menggandeng Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Lombok Timur. Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Santri ke-12 dan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026.

Melalui tema “Sehat Mentalnya, Tolak Bullyingnya, Kuat Karakternya, Beradab Orangnya”, kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat pemahaman pelajar tentang kesehatan mental sekaligus menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sosial.

Edwin mengapresiasi inisiatif Muslimat NU Lombok Timur yang dinilai mampu menghadirkan edukasi penting bagi generasi muda. Ia berharap kegiatan tersebut menghasilkan perubahan nyata dalam cara pelajar bersikap, berinteraksi, dan menyelesaikan persoalan di lingkungan sekitarnya.

Menurutnya, sosialisasi tidak seharusnya hanya menjadi agenda formalitas. Materi yang diberikan perlu dipahami dan diterapkan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh peserta dalam kehidupan sehari-hari.

“Langkah (seminar) ini sangat positif dan strategis bagi kita di Lombok Timur. Saya berharap ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial saja, tetapi materi yang disampaikan menjadi pelajaran bagi seluruh peserta yang hadir hari ini,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Edwin turut menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi remaja, mulai dari derasnya perkembangan teknologi dan penggunaan media sosial hingga perubahan pola pergaulan dan tekanan di dunia pendidikan. Kondisi tersebut, menurutnya, membuat perhatian terhadap kesehatan mental anak dan remaja tidak bisa diabaikan.

Ia menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga kondisi mental generasi muda harus dilakukan secara bersama-sama. Orang tua, guru, dan pemerintah perlu membangun lingkungan yang mendukung agar remaja dapat menyampaikan persoalan mereka tanpa merasa takut, serta memperoleh perhatian ketika menghadapi kesulitan.

“Jangan sampai anak kita ada yang memilih diam ketika ada masalah. Jangan sampai ada anak yang kehilangan percaya dirinya karena mendapat perlakuan buruk dari teman-temannya,” pesannya.

Edwin juga mengingatkan bahwa korban perundungan maupun remaja yang sedang menghadapi masalah membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekat. Karena itu, para pelajar didorong untuk terbuka kepada orang tua, guru, atau sahabat yang dapat dipercaya ketika membutuhkan bantuan.

Ia mengajak generasi muda membangun budaya pertemanan yang didasari kepedulian dan keberanian membela hal yang benar, bukan justru memberikan tekanan atau menjatuhkan orang lain.

“Meminta bantuan saat kesulitan bukanlah suatu bentuk kekalahan. Mari kita budayakan bergaul yang sehat. Jadilah generasi pembela kebenaran, jadilah teman yang saling menguatkan, bukan melemahkan,” tegasnya.

Selain persoalan perundungan, Wakil Bupati menekankan pentingnya penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Kemampuan mengikuti perkembangan zaman, kata dia, harus disertai akhlak dan kebijaksanaan agar kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang bermanfaat.

Edwin berharap pelajar di Lombok Timur mampu tumbuh menjadi generasi yang religius, berwawasan luas, serta memiliki perilaku yang mencerminkan nilai-nilai moral. Harapan tersebut juga sejalan dengan upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas di daerah.

Menutup sambutannya, ia berharap pengetahuan yang diperoleh peserta dapat menjadi bekal menghadapi berbagai tantangan pada masa mendatang, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih aman dan ramah bagi seluruh pelajar.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Deklarasi Komitmen Pelajar Anti-Bullying dan penyampaian sejumlah materi. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Cabang NU, Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Lombok Timur, Pimpinan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Lombok Timur, serta perwakilan pelajar tingkat Madrasah Aliyah dari seluruh wilayah Lombok Timur.(red)

Bagikan:COPY
Avatar penulis Mitra Satu News

KaizerDan

Dapatkan Update Berita Terbaru

Langganan gratis — berita terkini langsung di inbox Anda.

IKLAN

WhatsApp Image 2026-07-28 at 02.29.34
WhatsApp Image 2026-08-17 at 20.13.44
WhatsApp Image 2026-08-16 at 20.27.36
7888791c-db04-4f57-ac76-26e67af4a7df
64821625-2d5c-41fd-b7ce-29b816090043
WhatsApp Image 2026-03-10 at 21.44.57
WhatsApp Image 2026-03-20 at 10.28.49
WhatsApp Image 2026-03-20 at 11.13.40
20260319_234155
PDAM hari buruh 2026.jpg
f99a936c-c1f6-4e75-a631-55e48311ea3b
f20b9b73-528d-4f13-9f11-d37475464c4e
2026 02 17 at 22.03.31 - Mitra Satu News
2026 02 18 at 21.35.26 (1) - Mitra Satu News
2026 02 20 at 19.30.53 - Mitra Satu News
2026 02 19 at 22.16.37 - Mitra Satu News
b335c4cd-a7b3-446c-b5d7-4a727010456a
2026 01 26 at 12.33.09 - Mitra Satu News
WhatsApp Image 2025-10-28 at 17.59.43_32c5cd75
WhatsApp Image 2025-10-28 at 17.59.43_3760063b
WhatsApp Image 2025-10-17 at 18.11.10_bbbc292a
3f1adb74-001f-4cde-b3f3-db67083a7577
WhatsApp Image 2025-09-05 at 14.49.16_3db0fc2e
cd07e85b-2f9e-4989-9630-ba88f78fb526
f2756942-686a-44b0-bce8-9d7b7c1668ea