mitrasatunews.com – Sebanyak 1.417 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dalam sebuah acara yang digelar di halaman Kantor Bupati Lombok Timur pada Rabu (30/4/2025). Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, dalam suasana penuh haru dan kebanggaan.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur atas momentum penting ini, sekaligus mengenang masa lalunya sebagai tenaga honorer. Ia menyoroti bahwa perjuangan para PPPK yang telah mengabdi bertahun-tahun layak diapresiasi dan menjadi inspirasi bagi generasi aparatur sipil negara saat ini. “Bekerjalah dengan penuh rasa tanggung jawab dan keberkahan, jangan kalah semangat dari saat menjadi honorer,” tegasnya.
Ia juga mendorong para PPPK untuk terus mengembangkan kapasitas diri, meningkatkan kreativitas, serta menjadikan literasi dan inovasi sebagai bagian dari budaya kerja. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya mengelola pendapatan dengan bijak sebagai bentuk kesiapan menjadi ASN yang profesional.
Terkait status dan kedudukan PPPK, Bupati menekankan bahwa mereka memiliki kemampuan dan kontribusi yang setara dengan PNS. Namun ia mengakui bahwa keterbatasan regulasi masih membatasi ruang gerak PPPK dalam jabatan struktural. “Saya memahami jika ada yang memilih mundur, tapi saya percaya di masa depan, peluang untuk menduduki posisi strategis akan terbuka,” ungkapnya.
Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar, Yudhantoro Bayu Wiratmoko, yang turut hadir, mengingatkan bahwa baik PNS maupun PPPK kini dituntut untuk terus belajar dan beradaptasi, khususnya di era teknologi digital. Ia menegaskan bahwa kinerja menjadi tolok ukur utama dalam kelangsungan status ASN.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Lombok Timur, H. Mugni, menjelaskan bahwa total usulan formasi ASN tahun 2024 mencapai 15.841, namun keterbatasan anggaran membuat daerah ini hanya mendapatkan jatah 1.600 formasi, yang terbagi untuk CPNS dan PPPK. Dari formasi PPPK yang berjumlah 1.500, terdiri atas tenaga guru, kesehatan, dan teknis, tercatat lebih dari 9.800 pelamar, dan hanya 1.417 yang dinyatakan lulus.
Acara penyerahan SK secara simbolis dilakukan oleh Bupati bersama Kepala Kantor Regional X BKN, Sekretaris Daerah, dan Kepala BKPSDM. Momentum ini diharapkan menjadi awal baru bagi ASN di Lombok Timur untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(aws)
Bagikan ini:
- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
Artikel Terkait

Jelang HUT Ke-81 RI, Polres Lombok Timur Tingkatkan Kesiapsiagaan untuk Jaga Stabilitas Keamanan Daerah
07 Agu 2026
Kasat Intel Polres Lotim dan Kepala Kesbangpoldagri Kawal Langsung Aksi Damai, Pastikan Aspirasi Warga Tersampaikan dengan Kondusif
06 Agu 2026
