/ Apr 22, 2026

Antrean Bergerak, Jemaah Haji Lombok Timur Tahun Ini Bertambah Jadi 1.390 Orang

mitrasatunews.com – Lombok Timur — Daftar calon jemaah haji Kabupaten Lombok Timur untuk musim haji tahun ini mengalami perkembangan. Jumlah peserta yang semula berada di angka 1.374 orang kini bertambah menjadi 1.390 orang setelah sejumlah nama dari daftar tunggu cadangan dipastikan naik porsi, Rabu (04/02/2026).

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lombok Timur, H. Makinudin, menerangkan bahwa pergeseran ini merupakan hal yang lazim dalam proses penetapan akhir jemaah. Sejumlah calon peserta sebelumnya tercatat batal berangkat sehingga slot yang tersedia dialihkan kepada jemaah cadangan sesuai urutan.

“Update terakhir per hari ini sudah 1.390 orang. Penambahan terjadi karena ada jemaah cadangan yang menggantikan mereka yang tidak jadi berangkat. Umumnya karena kondisi kesehatan, wafat, atau kelengkapan administrasi yang belum terpenuhi,” katanya.

Menurutnya, proses validasi masih terus berjalan sampai jadwal keberangkatan dikunci. Selama tidak ada pembatalan lanjutan, kuota haji untuk Lombok Timur berpeluang terisi seluruhnya.

Dari sisi teknis keberangkatan, daerah ini diperkirakan tergabung dalam lima kelompok terbang. Tiga kloter dirancang khusus berisi jemaah asal Lombok Timur, sedangkan dua kloter lainnya kemungkinan merupakan gabungan dengan jemaah dari wilayah lain. Kepastian komposisi kloter masih menunggu keputusan resmi otoritas terkait.

Sementara itu, masa tunggu haji di Lombok Timur kini berada di sekitar 26 tahun. Rentang tersebut disebut lebih singkat dibanding periode sebelumnya yang sempat melampaui 30 tahun.

Pihak Kementerian Haji dan Umrah setempat menilai tingginya minat masyarakat menunaikan ibadah haji menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan kuota. Karena itu, calon jemaah diminta menjaga kebugaran dan segera menuntaskan persyaratan administrasi agar tidak kehilangan kesempatan saat nomor porsi mereka dipanggil.(aws)

IKLAN

Hubungi Kami

@Copyright MitrasatuNews.com – 2026

Powered By