/ Apr 20, 2026

AMDK Asel Kian Ekspansif, PT Energi Selaparang Libatkan UMKM untuk Perluas Pasar di Lombok Timur

mitrasatunews.com Lombok Timur – PT Energi Selaparang semakin agresif memperluas pemasaran air minum dalam kemasan (AMDK) merek Asel dengan menggandeng pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Lombok Timur. Strategi ini diarahkan untuk memperkuat daya saing produk lokal sekaligus memperluas jaringan distribusi.

Langkah tersebut dibahas dalam agenda pertemuan bersama UMKM dan sejumlah instansi pembina yang berlangsung di kantor PT Energi Selaparang pada Kamis, 5 Februari 2026. Forum itu menjadi ruang diskusi antara perusahaan, pelaku usaha, dan pemerintah daerah terkait peluang pemasaran produk Asel.

Direktur Utama PT Energi Selaparang, Joyo Supeno, mengungkapkan bahwa minat masyarakat terhadap Asel menunjukkan perkembangan yang positif. Ia menilai penerimaan pasar terhadap produk daerah mulai tumbuh seiring konsistensi perusahaan menjaga mutu dan layanan.

Saat ini, produksi harian Asel berada pada kisaran 1.000 sampai 1.700 dus. Varian kemasan yang dipasarkan cukup beragam, meliputi cup 220 mililiter, botol 330 mililiter, 600 mililiter, 1.500 mililiter, hingga kemasan galon untuk kebutuhan rumah tangga dan perkantoran.

Untuk menjamin standar mutu, perusahaan mengandalkan fasilitas laboratorium internal yang melakukan pengujian kualitas secara rutin. Manajemen memastikan setiap produk yang beredar telah melalui kontrol kualitas sebelum dipasarkan.

Pertemuan tersebut juga dihadiri perwakilan dari Bapenda, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Bakesbangpol, serta sejumlah asosiasi pelaku usaha seperti APIKEM dan APMIKIMMDO.

Dari kalangan asosiasi, muncul komitmen membantu promosi dan distribusi. APIKEM, misalnya, menyatakan siap mengenalkan Asel dalam kegiatan Car Free Day dan Car Free Night serta mendorong penjualan melalui jaringan gerai UMKM. Sementara APMIKIMMDO membuka peluang distribusi lewat koperasi dan komunitas pelaku usaha.

Sejumlah saran turut mengemuka, di antaranya pentingnya menjaga kualitas dan harga agar tetap kompetitif di tengah banyaknya merek AMDK di pasaran. Ada pula masukan agar identitas pemerintah daerah pada kemasan mulai dikurangi, mengingat produk telah bersaing di pasar terbuka.

Hasil pertemuan ini akan ditindaklanjuti melalui pembahasan teknis dan administrasi kerja sama dengan berbagai pihak. PT Energi Selaparang menargetkan penguatan distribusi tidak hanya di Lombok Timur, tetapi juga ke wilayah lain di NTB.

Dengan kolaborasi antara BUMD, pemerintah, dan pelaku usaha, AMDK Asel diharapkan mampu menjadi produk unggulan daerah yang memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat lokal.(aws)

IKLAN

Hubungi Kami

@Copyright MitrasatuNews.com – 2026

Powered By