mitrasatunews.com – Lombok Timur — Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, harga daging sapi di Pasar Induk Pancor, Kabupaten Lombok Timur, masih berada pada level yang relatif stabil. Para pedagang menyebutkan bahwa hingga saat ini belum terlihat adanya lonjakan harga yang signifikan seperti yang biasanya terjadi mendekati hari raya.
Salah satu pedagang daging sapi di pasar tersebut, Musabihan, mengungkapkan bahwa harga daging yang dijual di lapaknya masih berada pada kisaran Rp130 ribu per kilogram. Menurutnya, harga tersebut masih tergolong normal dan belum mengalami perubahan berarti selama Ramadan.
Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga daging sapi biasanya terjadi ketika permintaan masyarakat meningkat menjelang Idulfitri. Pada periode tersebut, harga dapat mengalami kenaikan hingga sekitar Rp150 ribu per kilogram, tergantung kualitas daging yang dijual.
“Kalau sudah mendekati Lebaran biasanya harga baru naik karena permintaan masyarakat meningkat,” ujarnya saat ditemui di Pasar Induk Pancor, Minggu (15/03/2026).
Meski demikian, kenaikan harga tersebut umumnya hanya berlangsung dalam waktu singkat. Setelah perayaan Idulfitri usai, harga daging sapi biasanya kembali turun ke kisaran harga normal.
Para pedagang juga menyebutkan bahwa ketersediaan daging sapi di pasar hingga saat ini masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kondisi tersebut turut membantu menjaga harga tetap stabil.
Sementara itu, pemerintah terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan harga bahan pangan di sejumlah pasar tradisional, termasuk daging sapi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang terlalu tinggi menjelang hari besar keagamaan.
Secara nasional, harga daging sapi menjelang Idulfitri memang cenderung mengalami fluktuasi. Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional mencatat harga daging sapi berada di kisaran Rp138 ribu hingga Rp146 ribu per kilogram, mendekati harga acuan pemerintah yang berada di sekitar Rp140 ribu per kilogram.
Dengan kondisi pasokan yang masih cukup serta harga yang relatif terkendali, masyarakat di Lombok Timur diharapkan tetap mudah mendapatkan daging sapi untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan hingga Lebaran.(aws)
Bagikan ini:
- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
