mitrasatunews.com – LOMBOK TIMUR – Upaya meningkatkan pelayanan kesehatan jantung di Kabupaten Lombok Timur memasuki tahap penting. RSUD dr. R. Soedjono Selong berhasil melaksanakan tindakan melalui fasilitas Catheterization Laboratory (Cathlab) dalam kegiatan proctorship yang digelar pada Jumat (23/10/2026).
Pencapaian tersebut menjadi langkah strategis bagi rumah sakit daerah itu dalam memperkuat kemampuan menangani penyakit jantung dan pembuluh darah, terutama kasus serangan jantung akut yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat.
Kegiatan ini disaksikan sejumlah pemangku kepentingan sektor kesehatan, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur, pimpinan BPJS Kesehatan Cabang Lombok Timur, perwakilan rumah sakit pengampu dari RSUP, serta para direktur rumah sakit lainnya di Lombok Timur.
Keberhasilan pelaksanaan tindakan dalam proses pendampingan tenaga ahli tersebut memperlihatkan kemajuan kesiapan teknis rumah sakit untuk mengembangkan pelayanan jantung intervensi. Meski demikian, penyelenggaraan layanan secara resmi tetap harus mengacu pada izin atau penetapan operasional yang berlaku.
Direktur RSUD dr. R. Soedjono Selong, dr. H. Lalu Ofan Hendardi, M.Kes., menegaskan bahwa pengembangan Cathlab tidak sebatas menghadirkan peralatan medis, tetapi juga menuntut kesiapan sumber daya manusia, sistem pelayanan, koordinasi antarbagian, serta penerapan standar keselamatan pasien.
Cathlab sendiri merupakan fasilitas medis yang mendukung pemeriksaan dan tindakan intervensi pada jantung serta pembuluh darah. Pemanfaatannya dapat membantu penanganan sejumlah kondisi kardiovaskular berdasarkan hasil pemeriksaan dan pertimbangan dokter.
Dalam pengembangan layanan ini, BPJS Kesehatan telah memberikan persetujuan pembiayaan untuk pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku. Pihak rumah sakit menyebutkan bahwa tindakan intervensi bagi pasien serangan jantung akut dapat ditanggung BPJS sesuai indikasi medis dan persyaratan yang ditetapkan. Sementara itu, tindakan elektif atau prosedur yang dijadwalkan sebelumnya belum termasuk dalam cakupan pembiayaan BPJS sebagaimana disampaikan pihak rumah sakit.
Karena itu, masyarakat dan fasilitas kesehatan dalam jejaring rujukan RSUD dr. R. Soedjono Selong diimbau memahami pemanfaatan layanan tersebut, terutama untuk pasien yang mengalami serangan jantung akut. Penanganan darurat harus dilakukan sesegera mungkin melalui fasilitas kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan klinis pasien.
Pengembangan Cathlab juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat Lombok Timur terhadap rujukan ke luar daerah untuk memperoleh layanan jantung intervensi. Akses yang lebih dekat diharapkan mendukung penanganan pasien secara lebih efektif, dengan tetap mempertimbangkan kondisi klinis, kesiapan fasilitas, dan ketentuan rujukan.
Dengan keberhasilan tahapan proctorship serta dukungan dari berbagai pihak, RSUD dr. R. Soedjono Selong terus menapaki proses penguatan layanan kardiovaskular. Kepastian operasional menjadi tahapan penting berikutnya agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara resmi dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Lombok Timur.(red)
Bagikan ini:
- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
Terkait
KaizerDan
Dapatkan Update Berita Terbaru
Langganan gratis — berita terkini langsung di inbox Anda.


















