Lombok Timur – Membangun hubungan yang harmonis dengan tokoh agama dan lembaga pendidikan menjadi salah satu langkah yang terus dilakukan Polres Lombok Timur dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H. ke Yayasan Pendidikan Hamzanwadi NWDI Pancor, Kamis (16/7/2026).
Kunjungan yang berlangsung di Gedung Birrul Walidain, Kantor Pusat Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (PB NWDI) di Pancor, Kecamatan Selong, menjadi momentum mempererat komunikasi sekaligus membangun sinergi antara kepolisian dengan kalangan pendidikan dan tokoh keagamaan di Kabupaten Lombok Timur.
Kapolres hadir didampingi Kasat Intelkam Polres Lombok Timur AKP Sayum serta Kapolsek Selong IPTU Susana Ernawaty Djangu, S.H. Kehadiran rombongan disambut jajaran pengurus Yayasan Hamzanwadi NWDI Pancor yang dipimpin Ketua Yayasan H. Muhammad Djamaluddin, B.E., M.Kom., bersama Ketua Majelis Pendidikan Prof. Dr. Khirjan Nahdi, M.Hum., Bendahara Yayasan Dr. Hj. Dukha Yunitasari, M.Pd., dan Wakil Bendahara sekaligus Sekjen Satgas PB Hamzanwadi H. Mursyidin Zuhdi, QH., S.S., M.Pd.
Dalam pertemuan tersebut, AKBP Ariakta Gagah Nugraha memperkenalkan diri sebagai Kapolres Lombok Timur yang baru sekaligus mengajak seluruh elemen yayasan untuk terus memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan wilayah. Berbagai isu mengenai kondisi kamtibmas, peran tokoh agama, hingga perkembangan pendidikan Islam di Lombok Timur turut menjadi pembahasan dalam dialog yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.
Selain berdiskusi, Polres Lombok Timur juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada perwakilan santri sebagai bentuk kepedulian terhadap lembaga pendidikan keagamaan. Bantuan tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara kepolisian dan lingkungan pesantren.
Ketua Yayasan Pendidikan Hamzanwadi NWDI Pancor, H. Muhammad Djamaluddin, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, komunikasi yang terjalin melalui silaturahmi menjadi fondasi penting dalam membangun kolaborasi antara institusi kepolisian dengan organisasi keagamaan demi menjaga stabilitas dan ketenteraman masyarakat.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi menegaskan bahwa pendekatan humanis melalui silaturahmi akan terus dilakukan sebagai bagian dari strategi kepolisian dalam memperkuat kemitraan dengan masyarakat.
“Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Dukungan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif. Karena itu, kami akan terus menjalin komunikasi dan membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari itu berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui pertemuan tersebut diharapkan hubungan antara Polres Lombok Timur dan Yayasan Hamzanwadi NWDI Pancor semakin erat sehingga mampu mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang tetap kondusif di Kabupaten Lombok Timur.(aws)
Bagikan ini:
- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
Terkait
KaizerDan
Dapatkan Update Berita Terbaru
Langganan gratis — berita terkini langsung di inbox Anda.


















