/ Jan 15, 2026

mitrasatunews.com – Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mulai mematangkan pelaksanaan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026 melalui Rapat Koordinasi yang digelar di Aula Pendopo Bupati Lombok Timur, Rabu (14/1/2025). Kegiatan ini menjadi forum penting untuk menyelaraskan kesiapan seluruh perangkat daerah dalam menjalankan APBD secara efektif dan terukur.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin. Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya disiplin dan ketepatan waktu dalam pelaksanaan anggaran. Ia menyampaikan bahwa capaian kinerja keuangan daerah pada tahun sebelumnya menunjukkan tren positif, namun hal itu harus dijadikan motivasi untuk bekerja lebih baik, bukan alasan untuk berpuas diri.

Menurut Bupati, pengelolaan keuangan daerah yang semakin membaik tercermin dari capaian pendapatan dan belanja yang mendekati target. Keberhasilan tersebut, kata dia, merupakan hasil kerja kolektif seluruh OPD dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah, terutama dari sektor pajak dan retribusi. Meski demikian, ia mengingatkan agar setiap kegiatan yang telah direncanakan dengan matang dapat segera dieksekusi sejak awal tahun, sehingga tidak menimbulkan penumpukan pekerjaan di penghujung tahun anggaran.

Bupati juga menegaskan bahwa kepala OPD memiliki peran sentral sebagai pengguna anggaran. Oleh karena itu, ia meminta agar setiap pimpinan perangkat daerah benar-benar memahami tanggung jawabnya dalam pengelolaan keuangan, termasuk memastikan kegiatan berjalan sesuai perencanaan, regulasi, dan prinsip akuntabilitas.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, menyampaikan bahwa secara administratif dan regulatif, pemerintah daerah telah siap menjalankan APBD Tahun Anggaran 2026. Ia menjelaskan bahwa berbagai regulasi pendukung telah ditetapkan, termasuk peraturan daerah dan peraturan kepala daerah terkait penjabaran anggaran.

Sekda mengungkapkan bahwa realisasi anggaran tahun sebelumnya menunjukkan kinerja yang cukup menggembirakan. Pendapatan daerah berhasil melampaui target, belanja daerah terealisasi hampir optimal, dan pendapatan asli daerah mencatatkan capaian terbaik dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Kondisi ini, menurutnya, menjadi modal penting dalam menghadapi pelaksanaan anggaran tahun 2026.

Selain kesiapan regulasi, Sekda juga menekankan kesiapan teknis, mulai dari penyusunan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), penetapan pengguna anggaran dan kuasa pengguna anggaran, hingga kesiapan sistem pengadaan barang dan jasa. Ia mengingatkan seluruh OPD agar memedomani ketentuan terbaru terkait pengadaan barang dan jasa pemerintah, sehingga proses pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai aturan dan terhindar dari permasalahan hukum.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga menggarisbawahi pentingnya pemahaman mekanisme pencairan anggaran, baik melalui Uang Persediaan, Ganti Uang, Tambahan Uang, maupun Pembayaran Langsung, agar pelaksanaan kegiatan tidak terhambat persoalan administratif.

Menutup laporannya, Sekda memberikan apresiasi kepada OPD yang berhasil melampaui target pendapatan daerah dan mendorong OPD lain untuk meningkatkan kinerjanya pada tahun 2026. Ia berharap, dengan koordinasi yang solid dan kesiapan sejak awal, pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik di Lombok Timur dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rapat koordinasi ini diikuti oleh seluruh pejabat eselon II dan III lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan menjadi penanda dimulainya langkah awal pelaksanaan pembangunan daerah pada Tahun Anggaran 2026.(aws)

IKLAN

Hubungi Kami

@Copyright MitrasatuNews.com – 2026

Powered By