mitrasatunews.com – LOMBOK TIMUR — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menorehkan prestasi pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Batch II Regional Maluku-Nusa Tenggara. Dalam ajang tersebut, Lombok Timur berhasil menempati posisi ketiga untuk kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, dalam acara yang digelar pada Kamis, 17 September 2026.
Capaian itu sekaligus membawa manfaat finansial bagi daerah. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mendapatkan insentif fiskal sebesar Rp1 miliar sebagai bagian dari penghargaan atas kinerja pemerintah daerah di bidang lingkungan.
Penilaian kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri tidak hanya melihat kebersihan secara umum, tetapi juga mengukur konsistensi pemerintah daerah dalam membangun sistem pengelolaan lingkungan yang terintegrasi. Berbagai upaya, mulai dari penanganan sampah kawasan pesisir, pembersihan saluran atau kanal, hingga penertiban baliho yang dinilai mengganggu tata ruang dan estetika lingkungan menjadi bagian yang diperhatikan.
Selain itu, kualitas lingkungan hidup dan keberhasilan program pemerintah dalam memberikan manfaat kepada masyarakat turut menjadi indikator penting. Daerah juga dituntut menghadirkan inovasi yang mampu menjawab persoalan lingkungan melalui pendekatan yang kreatif, melibatkan berbagai unsur, serta dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap daerah yang dinilai mampu menunjukkan kinerja dalam pelayanan publik dan pengelolaan pembangunan. Isu lingkungan sendiri menjadi perhatian pemerintah pusat sejalan dengan agenda untuk membangun kawasan permukiman dan ruang publik yang lebih bersih, sehat, aman, serta tertata.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan proses penilaian dalam ajang tersebut dilakukan dengan prinsip objektivitas. Untuk menjaga kualitas penilaian, Kemendagri turut melibatkan kementerian terkait sesuai dengan bidang yang dinilai.
Tito juga mendorong para kepala daerah yang hadir agar tidak berhenti pada satu pencapaian. Menurutnya, penghargaan seharusnya dapat menjadi pemicu bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia bahkan mengajak para kepala daerah untuk kembali menunjukkan prestasi pada berbagai ajang penghargaan yang akan diselenggarakan Kemendagri berikutnya.
Dalam pelaksanaannya, pemberian apresiasi dibagi berdasarkan wilayah serta tingkat pemerintahan. Penilaian dilakukan dengan membedakan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah kota.
Bagi Lombok Timur, penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas berbagai langkah yang telah dilakukan dalam memperbaiki tata kelola persampahan dan menjaga kualitas lingkungan. Insentif fiskal yang diperoleh diharapkan turut memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.(aws)
Bagikan ini:
- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
Terkait
KaizerDan
Dapatkan Update Berita Terbaru
Langganan gratis — berita terkini langsung di inbox Anda.


















