Awal Tahun, Stok KTP Elektronik di Lombok Timur Menipis, Layanan Dipersempit

Berita terbaru Mitra Satu News

mitrasatunews.com Lombok Timur — Warga Lombok Timur kembali dihadapkan pada keterbatasan blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Kondisi ini terjadi di awal tahun 2026 dan berdampak langsung pada pembatasan layanan pencetakan identitas oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) setempat.

image

Kepala Dukcapil Lombok Timur, Farihin, menyampaikan bahwa persoalan minimnya blangko bukanlah hal baru. Setiap pergantian tahun anggaran, daerah kerap menghadapi keterlambatan dan ketidakseimbangan distribusi dari pemerintah pusat.

“Jumlah yang kami terima tidak sebanding dengan kebutuhan masyarakat. Mau tidak mau, pelayanan harus dibatasi,” ujarnya saat ditemui, Selasa (27/1/2026).

Dalam situasi tersebut, Dukcapil Lombok Timur menerapkan seleksi ketat bagi pemohon KTP-el. Layanan difokuskan pada warga dengan kepentingan mendesak, seperti kebutuhan administrasi kesehatan, pendidikan lanjutan, hingga pendaftaran institusi negara.

Lonjakan permohonan KTP-el juga dipicu oleh tingginya aktivitas pembaruan data kependudukan. Perubahan elemen data membuat permintaan pencetakan ulang terus meningkat, sementara stok blangko tidak sebanding.

Sebagai alternatif, Dukcapil Lombok Timur mendorong masyarakat beralih ke Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang dapat diakses melalui ponsel pintar. Menurut Farihin, identitas digital menawarkan efisiensi dan keamanan yang lebih baik dibandingkan dokumen fisik.

“Identitas digital lebih praktis dan tidak rawan hilang. Secara hukum, fungsinya sama,” katanya.

Namun demikian, penerapan IKD belum berjalan optimal. Sejumlah lembaga layanan publik, terutama sektor keuangan, masih enggan menerima identitas digital sebagai pengganti KTP fisik.

“Kami berharap pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan tegas agar IKD diakui secara nasional,” imbuhnya.

Dukcapil Lombok Timur memperkirakan pasokan blangko KTP-el akan kembali stabil pada Februari 2026. Sambil menunggu, upaya sosialisasi dan pendampingan aktivasi IKD terus digencarkan. Hingga kini, tingkat penggunaan identitas digital di daerah tersebut masih berada di bawah lima persen.(aws)

IKLAN

WhatsApp Image 2026-07-28 at 02.29.34
7888791c-db04-4f57-ac76-26e67af4a7df
64821625-2d5c-41fd-b7ce-29b816090043
WhatsApp Image 2026-03-10 at 21.44.57
WhatsApp Image 2026-03-20 at 10.28.49
WhatsApp Image 2026-03-20 at 11.13.40
20260319_234155
PDAM hari buruh 2026.jpg
f99a936c-c1f6-4e75-a631-55e48311ea3b
f20b9b73-528d-4f13-9f11-d37475464c4e
2026 02 17 at 22.03.31 - Mitra Satu News
2026 02 18 at 21.35.26 (1) - Mitra Satu News
2026 02 20 at 19.30.53 - Mitra Satu News
2026 02 19 at 22.16.37 - Mitra Satu News
b335c4cd-a7b3-446c-b5d7-4a727010456a
2026 01 26 at 12.33.09 - Mitra Satu News
WhatsApp Image 2025-10-28 at 17.59.43_32c5cd75
WhatsApp Image 2025-10-28 at 17.59.43_3760063b
WhatsApp Image 2025-10-17 at 18.11.10_bbbc292a
3f1adb74-001f-4cde-b3f3-db67083a7577
WhatsApp Image 2025-09-05 at 14.49.16_3db0fc2e
cd07e85b-2f9e-4989-9630-ba88f78fb526
f2756942-686a-44b0-bce8-9d7b7c1668ea