Tanah Longsor Landa Dusun Kembang Mekar, Tiga Rumah Warga Rusak Berat

image (27)

mitrasatunews.com – Akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan Dusun Kembang Mekar, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur pada Rabu (8/1) siang, tanah longsor terjadi sekitar pukul 13.20 WITA. Peristiwa ini tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga menghalangi jalur utama menuju objek wisata Sarang Walet.

Material tanah yang bercampur dengan puing-puing bangunan menerjang beberapa rumah, termasuk pagar rumah warga. Tiga rumah dilaporkan mengalami kerugian finansial akibat peristiwa ini. Sahlan kehilangan sekitar Rp 8 juta, Marlina sekitar Rp 15 juta, dan Suhirman sekitar Rp 7 juta. Diduga, longsor ini disebabkan oleh tingginya curah hujan yang mengguyur daerah tersebut serta struktur tanah yang tidak stabil. Ditambah lagi, kurangnya vegetasi yang dapat menahan tanah semakin memperburuk keadaan.

Respons Cepat Penanggulangan Bencana

Merespons kejadian tersebut, AKP Nikolas Osman, Kasi Humas Polres Lombok Timur, menyampaikan bahwa BPBD Kabupaten Lombok Timur telah bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk menangani peristiwa ini. Beberapa langkah yang telah diambil antara lain:

  • Identifikasi Kerusakan: Pemerintah setempat telah mendata warga yang terdampak untuk menentukan bantuan yang dibutuhkan.
  • Evakuasi Sementara: Warga yang terdampak dihimbau untuk mencari tempat tinggal sementara demi keamanan.
  • Koordinasi dengan Pemerintah Desa dan Kecamatan: BPBD telah menggandeng pihak desa dan kecamatan untuk merencanakan proses pemulihan.
  • Pemeriksaan Lokasi: Tim gabungan melakukan pengecekan langsung di lapangan untuk menilai potensi terjadinya longsor susulan.

Dampak Ekonomi Masyarakat

Kejadian ini berpotensi mengganggu sektor perekonomian setempat, terutama yang bergantung pada wisata. Penutupan jalur menuju Sarang Walet diprediksi akan mengurangi jumlah wisatawan, yang pada akhirnya mempengaruhi pendapatan masyarakat setempat.

Saran Pencegahan untuk Masa Depan

Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang, AKP Nikolas Osman menyarankan beberapa langkah berikut:

  • Edukasi Masyarakat: Memberikan pemahaman kepada warga tentang pentingnya menjaga lingkungan dan langkah-langkah mitigasi bencana.
  • Penguatan Tanah: Melakukan upaya stabilisasi tanah melalui penanaman tanaman keras atau terasering di sekitar pemukiman.
  • Pemantauan Cuaca yang Lebih Baik: Meningkatkan sistem pemantauan cuaca serta memberikan peringatan dini kepada masyarakat untuk mengantisipasi bencana lebih awal.

“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam. Kami harap masyarakat mengikuti semua instruksi yang diberikan demi keselamatan bersama,” ujar AKP Nikolas.

Dengan upaya bersama dan langkah pencegahan yang tepat, diharapkan dampak dari bencana ini dapat diminimalkan dan aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan dengan normal.

(win)

Gambar berita Mitra Satu News

Admin mitrasatunews.com

https://mitrasatunews.com

IKLAN

7888791c-db04-4f57-ac76-26e67af4a7df
64821625-2d5c-41fd-b7ce-29b816090043
WhatsApp Image 2026-03-10 at 21.44.57
WhatsApp Image 2026-03-20 at 10.28.49
WhatsApp Image 2026-03-20 at 11.13.40
20260319_234155
PDAM hari buruh 2026.jpg
f99a936c-c1f6-4e75-a631-55e48311ea3b
f20b9b73-528d-4f13-9f11-d37475464c4e
2026 02 17 at 22.03.31 - Mitra Satu News
2026 02 18 at 21.35.26 (1) - Mitra Satu News
2026 02 20 at 19.30.53 - Mitra Satu News
2026 02 19 at 22.16.37 - Mitra Satu News
b335c4cd-a7b3-446c-b5d7-4a727010456a
2026 01 26 at 12.33.09 - Mitra Satu News
WhatsApp Image 2025-10-28 at 17.59.43_32c5cd75
WhatsApp Image 2025-10-28 at 17.59.43_3760063b
WhatsApp Image 2025-10-17 at 18.11.10_bbbc292a
3f1adb74-001f-4cde-b3f3-db67083a7577
WhatsApp Image 2025-09-05 at 14.49.16_3db0fc2e
cd07e85b-2f9e-4989-9630-ba88f78fb526