Polda Metro Jaya Catat Peningkatan Kasus Pelanggaran Anggota di Tahun 2024

addd5cf4-272c-46e5-82fd-2f7dee302e98


mitrasatunews.com 
– Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto, mengungkapkan bahwa jumlah pelanggaran disiplin di jajaran Polda Metro Jaya sepanjang 2024 mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers terkait laporan akhir tahun yang digelar pada Selasa, 31 Desember 2024.

Karyoto menjelaskan, sebanyak 53 personel diberhentikan secara tidak hormat (PTDH) selama 2024. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan, naik 25 orang dibandingkan 2023. “Jumlah personel yang diberhentikan ini mencerminkan hasil dari upaya pengawasan ketat dan tindakan tegas terhadap pelanggaran di internal kami,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa masyarakat turut berperan dalam mengungkap pelanggaran tersebut. Banyak laporan masyarakat yang masuk melalui nomor pribadinya. Setiap laporan tersebut, kata Karyoto, langsung ditindaklanjuti untuk memastikan integritas institusi tetap terjaga.

Kasus Pemerasan di DWP 2024

Salah satu kasus yang paling banyak disorot adalah dugaan pemerasan oleh 36 anggota Polda Metro Jaya terhadap penonton acara musik Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024. Para anggota tersebut diduga melakukan pemeriksaan urine secara acak terhadap warga negara asing dan meminta uang tebusan agar korban tidak ditahan.

Kepala Divisi Propam Polri, Irjen Abdul Karim, menyebutkan bahwa barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 2,5 miliar telah disita dalam kasus ini. “Kami telah mengidentifikasi 45 korban dari praktik pemerasan ini, salah satunya berasal dari Malaysia,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, Kapolda Metro Jaya memutasi 36 personel di Direktorat Reserse Narkoba, termasuk sejumlah pejabat seperti Direktur Dirnarkoba Kombes Donald Parlaungan dan Wakilnya, AKBP Faisal Febrianto. Mutasi ini dilakukan untuk memastikan proses penyelidikan berjalan objektif dan transparan.

Komitmen Transparansi

Karyoto menegaskan bahwa Polda Metro Jaya terus berkomitmen untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. “Saat ini, kami seperti ikan di akuarium, semua gerak-gerik kami bisa dilihat oleh masyarakat. Apa yang baik dan buruk akan dinilai dengan jelas,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap pelanggaran yang dilakukan oleh anggota kepolisian. “Kami berharap masyarakat memberikan kepercayaan kepada kami untuk terus melakukan perbaikan. Setiap pelanggaran akan kami tindak tegas,” tutupnya.

(red)

Gambar berita Mitra Satu News

Admin mitrasatunews.com

https://mitrasatunews.com

IKLAN

7888791c-db04-4f57-ac76-26e67af4a7df
64821625-2d5c-41fd-b7ce-29b816090043
WhatsApp Image 2026-03-10 at 21.44.57
WhatsApp Image 2026-03-20 at 10.28.49
WhatsApp Image 2026-03-20 at 11.13.40
20260319_234155
PDAM hari buruh 2026.jpg
f99a936c-c1f6-4e75-a631-55e48311ea3b
f20b9b73-528d-4f13-9f11-d37475464c4e
2026 02 17 at 22.03.31 - Mitra Satu News
2026 02 18 at 21.35.26 (1) - Mitra Satu News
2026 02 20 at 19.30.53 - Mitra Satu News
2026 02 19 at 22.16.37 - Mitra Satu News
b335c4cd-a7b3-446c-b5d7-4a727010456a
2026 01 26 at 12.33.09 - Mitra Satu News
WhatsApp Image 2025-10-28 at 17.59.43_32c5cd75
WhatsApp Image 2025-10-28 at 17.59.43_3760063b
WhatsApp Image 2025-10-17 at 18.11.10_bbbc292a
3f1adb74-001f-4cde-b3f3-db67083a7577
WhatsApp Image 2025-09-05 at 14.49.16_3db0fc2e
cd07e85b-2f9e-4989-9630-ba88f78fb526