mitrasatunews.com – Lombok Timur – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur terus berupaya meningkatkan kualitas kelembagaan melalui penguatan sumber daya manusia dan penerapan sistem digital dalam pengelolaan zakat. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan lembaga zakat yang profesional, transparan, dan semakin dekat dengan masyarakat.
Komitmen itu disampaikan Ketua BAZNAS Lombok Timur, Muhammad Kamli, saat membuka kegiatan peningkatan kapasitas amil dan petugas pengumpul zakat yang berlangsung di Ruang Rupatama 2 Kantor BAZNAS Lombok Timur, Kamis (4/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa lembaga pengelola zakat harus mampu mengikuti perkembangan zaman dan meninggalkan pola kerja yang tidak lagi relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
“Pengelolaan zakat harus terus berkembang. Kita dituntut menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan mampu menjawab tantangan era digital,” ujarnya.
Menurutnya, ada sejumlah langkah strategis yang tengah dipersiapkan BAZNAS Lombok Timur. Salah satunya adalah meningkatkan kompetensi para amil melalui berbagai pelatihan agar memiliki kemampuan yang memadai dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara profesional.
Selain itu, BAZNAS juga berfokus memperkuat kepercayaan publik dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas dan keterbukaan dalam pengelolaan dana umat. Pelaporan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan para muzaki.
Tidak hanya itu, transformasi digital juga menjadi prioritas utama. Pemanfaatan teknologi akan diterapkan dalam berbagai aspek, mulai dari layanan pembayaran zakat, pendataan penerima manfaat, hingga sistem pelaporan yang dapat dipantau secara lebih mudah dan cepat.
Kegiatan peningkatan kapasitas tersebut diikuti seluruh amil dan petugas pengumpul zakat se-Kabupaten Lombok Timur. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai etika profesi amil, penguatan tata kelola lembaga, serta strategi penghimpunan dan penyaluran zakat yang efektif dan tepat sasaran.
Di akhir arahannya, H. Muhammad Kamli mengingatkan seluruh jajaran BAZNAS agar menjaga integritas dalam menjalankan amanah. Ia menilai kepercayaan masyarakat merupakan modal terbesar bagi lembaga, sehingga setiap petugas harus bekerja dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme demi menjaga nama baik institusi.(red)
Bagikan ini:
- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
