/ Apr 18, 2026

Pemkab Lombok Timur Dorong Masjid Jadi Pusat Peradaban, At-Taqwa Pancor Disiapkan Terintegrasi Ruang Publik

mitrasatunews.com – Lombok Timur — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus mengembangkan konsep masjid sebagai pusat kegiatan umat yang lebih luas dari sekadar tempat ibadah. Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik saat menghadiri pelantikan pengurus Masjid Besar At-Taqwa Pancor masa bakti 2026–2030, Jumat malam (17/4/2026).

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah menyiapkan rencana pengembangan kawasan Masjid Besar At-Taqwa Pancor agar terhubung langsung dengan ruang terbuka publik di sekitarnya. Penataan ini diharapkan mampu menghadirkan ruang interaksi masyarakat yang nyaman sekaligus memperkuat fungsi sosial masjid.

Ia menjelaskan, skema tersebut bukan hal baru, karena sebelumnya telah diterapkan pada kawasan Masjid Besar Masbagik yang kini menjadi salah satu pusat aktivitas warga. Untuk merealisasikan rencana serupa di Pancor, pemerintah masih melakukan proses kajian administratif, termasuk terkait pengelolaan dan legalitas aset lahan.

“Proses ini penting agar pemanfaatan lahan benar-benar sesuai aturan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa arahan pimpinan daerah telah diberikan agar kajian tersebut segera dirampungkan.

Selain pengembangan di Pancor, pemerintah daerah juga tengah fokus pada revitalisasi Masjid Agung Al-Mujahidin Selong. Program tersebut telah disiapkan dengan dukungan anggaran sekitar Rp30 miliar yang akan dialokasikan secara bertahap selama tiga tahun. Nantinya, kawasan masjid akan dipadukan dengan ruang publik di sekitarnya untuk menciptakan lingkungan yang lebih modern dan representatif.

Sekda turut menyoroti pentingnya tata kelola masjid yang transparan dan berintegritas. Ia menilai pengurus masjid memiliki semangat pengabdian yang tinggi, bahkan tanpa imbalan materi, namun tetap mampu menjaga amanah dengan baik. Menurutnya, nilai tersebut patut menjadi teladan, termasuk bagi jajaran pemerintahan.

Dengan jumlah masjid yang mencapai lebih dari seribu unit di Lombok Timur, pemerintah melihat peluang besar dalam menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan umat. Tidak hanya sebagai tempat ibadah, masjid diharapkan dapat berperan dalam penguatan ekonomi dan pendidikan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Sekda juga menyampaikan pesan kepada calon jamaah haji asal Lombok Timur. Ia mengimbau agar para jamaah menjaga sikap, etika, serta nama baik daerah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Jika menghadapi kendala, jamaah diminta untuk berkoordinasi langsung dengan petugas pendamping yang telah disiapkan.

Pemerintah daerah, lanjutnya, juga telah menyiagakan tenaga kesehatan untuk memastikan kondisi jamaah tetap prima. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama ibadah, termasuk dengan memperhatikan asupan cairan dan nutrisi.

Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para calon jamaah haji yang akan berangkat pada musim haji tahun ini.(aws)

IKLAN

Hubungi Kami

@Copyright MitrasatuNews.com – 2026

Powered By