/ Apr 17, 2026

LPG 3 Kg Langka di Lombok Timur, Pemda Ungkap Penyebab dan Siapkan Langkah Penanganan

mitrasatunews.com – Lombok Timur – Ketersediaan gas elpiji 3 kilogram di Lombok Timur menjadi perhatian serius setelah banyak warga mengeluhkan sulitnya memperoleh bahan bakar bersubsidi tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Pemerintah daerah pun segera menggelar rapat bersama Pertamina, agen, serta pangkalan untuk mencari solusi atas permasalahan ini.

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menjelaskan bahwa kondisi ini tidak lepas dari meningkatnya kepanikan masyarakat yang dipicu oleh informasi yang tidak benar. Akibatnya, pembelian gas melonjak tajam karena warga cenderung menimbun lebih dari kebutuhan biasanya.

Tak hanya itu, hasil temuan di lapangan menunjukkan bahwa LPG subsidi juga digunakan oleh pihak yang tidak berhak. Beberapa pelaku usaha, termasuk sektor peternakan, diketahui turut memakai gas 3 kg yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Pemerintah daerah menilai bahwa pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Lombok Timur turut memengaruhi peningkatan konsumsi energi rumah tangga. Oleh karena itu, Pemkab meminta Pertamina untuk menambah pasokan guna meredam lonjakan permintaan sekaligus menenangkan situasi di masyarakat.

Sebagai langkah lanjutan, pemerintah berencana mengusulkan sistem distribusi berbasis data kesejahteraan agar penyaluran LPG subsidi bisa lebih tepat sasaran dan tidak lagi disalahgunakan.

Menanggapi hal tersebut, pihak Pertamina menyatakan bahwa permintaan tambahan pasokan akan dikaji lebih lanjut oleh pihak pusat. Saat ini, distribusi harian di wilayah Lombok Timur disebut sudah mengalami peningkatan dibandingkan kondisi normal.

Di sisi lain, agen LPG mengungkapkan bahwa permintaan yang tinggi membuat distribusi menjadi tidak seimbang. Masyarakat bahkan membeli dalam jumlah besar sekaligus, sehingga mempercepat habisnya stok di pangkalan.

Untuk mengatasi situasi ini, pemerintah bersama satgas telah melakukan pengawasan langsung melalui inspeksi dan operasi pasar. Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, menegaskan bahwa stok sebenarnya dalam kondisi mencukupi. Ia pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli sesuai kebutuhan agar distribusi kembali stabil.(aws)

IKLAN

Hubungi Kami

@Copyright MitrasatuNews.com – 2026

Powered By