IKN, Kaltim – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin menunjukkan perkembangan pesat dengan dukungan dari berbagai negara dan lembaga internasional. Sejumlah mitra global, termasuk Inggris, Australia, Belanda, Norwegia, Finlandia, Jerman, Jepang, Singapura, serta lembaga keuangan seperti Asian Development Bank (ADB), Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), dan Islamic Development Bank (IsDB), menyatakan komitmen mereka dalam mewujudkan konsep smart city yang berkelanjutan di IKN.
Turkiye menjadi salah satu negara yang menunjukkan minat besar dengan mengirimkan perusahaan konstruksinya untuk membangun infrastruktur IKN. Selain itu, Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Aguilera Aranda, berencana mengajak para pengusaha Spanyol untuk membahas peluang investasi lebih lanjut.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengungkapkan bahwa sejak pembangunan IKN dimulai pada 2022, berbagai dukungan dari dunia internasional terus mengalir. Panduan pembangunan smart city dari ADB, Australia, dan Inggris turut mempercepat realisasi proyek ini.
Dukungan dari Belanda dan Konsep Kota Hijau
Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Marc Gerritsen, mengapresiasi perkembangan pesat IKN. Ia memuji konsep kota hijau yang menjadi inti pembangunan IKN, dengan sistem transportasi ramah lingkungan serta ruang publik yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Jika Anda membuat kota itu berwarna hijau, kota masa depan, di mana orang ingin datang. Jadi membuatnya hijau adalah kunci keberhasilan,” ujar Marc kepada Kompas.com.
Investasi Perbankan Nasional di IKN
Dukungan terhadap pembangunan IKN tidak hanya datang dari luar negeri, tetapi juga dari sektor perbankan nasional. Enam bank besar Indonesia telah berkomitmen untuk membangun kantor dan layanan perbankan di Financial Center IKN setelah Lebaran 2025.
Keenam bank tersebut adalah:
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI)
- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN)
- Bankaltimtara
- PT Bank Central Asia Tbk (BCA)
Menurut Basuki Hadimuljono, target operasional layanan perbankan di IKN adalah Semester I-2026. Pemerintah juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4,2 triliun untuk infrastruktur dasar seperti jalan, listrik, internet, dan Multi Utility Tunnel (MUT) guna mendukung aktivitas bisnis dan investasi di kawasan ini.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono, menegaskan bahwa peran perbankan sangat penting dalam mendukung ekosistem finansial di IKN.
“Peran bank akan sangat penting. Terima kasih telah menjadi pionir di area perbankan atau yang kita sebut sebagai Area Pusat Finansial Pelopor di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1B yang diharapkan dapat terwujud pada tahun 2026,” pungkas Agung.
Dengan dukungan global dan investasi perbankan nasional, IKN semakin siap menjadi ibu kota masa depan yang modern, hijau, dan berkelanjutan. (*)
Bagikan ini:
- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
